Peduli Bumi, Ormas Oi Mempawah dan Pontianak Gelar Aksi Bersih di Situs Sejarah Makam Opu Daeng Menambon
![]() |
| Aksi bersih-bersih situs sejarah Makam Opu Daeng Menambon, Kabupaten Mempawah yang dilakukan Ormas BPK Oi Mempawah dan Kota Pontianak. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Semangat "Bersih Lingkungan, Sehat Masa Depan" menggema di kawasan situs sejarah Makam Opu Daeng Menambon, Kabupaten Mempawah, Minggu, 20 September 2026.
Dalam rangka memperingati World Cleanup Days (WCD) 2026, Ormas Oi melalui Badan Pengurus Kabupaten (BPK) Oi Mempawah dan Oi Crisis Center Kabupaten Mempawah berkolaborasi bersama BPK Oi Kota Pontianak, Pemerintah Kabupaten Mempawah, dan KPJ Kembang Pete menggelar aksi bersih-bersih lingkungan.
Kegiatan yang mengusung tema "Bersama Kita Bisa Untuk Bumi" ini diikuti oleh anggota Oi, relawan, pemuda, dan masyarakat sekitar sejak pukul 07.00 WIB.
Sasaran utama aksi adalah membersihkan sampah plastik, rumput liar, dan ilalang yang menutupi area kompleks makam bersejarah Opu Daeng Manambon beserta penyebar agama Islam di Mempawah Kalimantan Barat.
Pelaksana kegiatan selaku Ketua Ormas Oi Mempawah Daeng Rita menyampaikan bahwa pemilihan Makam Opu Daeng Menambon sebagai lokasi bukan tanpa alasan.
Selain sebagai aksi peduli lingkungan, kegiatan ini juga merupakan bentuk penghormatan dan upaya pelestarian situs cagar budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Mempawah.
"Kami dari Ormas Oi ingin mengajak dan menghimbau seluruh masyarakan pemuda pemudi kabupaten mempawah untuk bersama sama menjaga bumi dan menjaga kelestarian alam serta menjaga sejarah budaya kita. Kalau lingkungan bersih, situs sejarah pun nyaman dikunjungi. Ini bentuk cinta kami untuk Mempawah dan untuk bumi," ujarnya.
Aksi ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengelola makam. Sampah yang berhasil dikumpulkan dipilah menjadi sampah organik dan anorganik untuk kemudian diangkut oleh petugas kebersihan.
Melalui kegiatan ini, Ormas Oi berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama di komplek makam dan foto bersama seluruh relawan dengan membawa pesan bahwa perubahan besar dimulai dari aksi kecil yang dilakukan bersama-sama.
Penulis : Tim Liputan

Posting Komentar