Bukan Kaleng-kaleng! Atlet Binaan Polres Mempawah Borong 9 Medali di Kejurprov MMA Kalbar

00:00
00:00
Norman Hendrie (kanan) bersama empat atlet MMA Amatir binaan Polres Mempawah yang meraih medali pada ajang Kejurprov Kalimantan Barat Beladiri Campuran atau Mixed Martial Arts (MMA) Amatir, di GOR Pangsuma Pontianak. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Prestasi membanggakan ditorehkan atlet binaan Polres Mempawah dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA (Indonesia Beladiri Campuran Amatir-Mixed Martial Arts) Kalimantan Barat yang digelar di GOR Pangsuma Pontianak, Minggu, 13 September 2026.

Di bawah asuhan Aiptu Norman Hendrie, yang juga menjabat sebagai Kasubsi Bantuan Hukum Seksi Hukum Polres Mempawah, para atlet binaan Polres Mempawah berhasil membawa pulang 9 medali, terdiri dari 3 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu.

Tiga medali emas masing-masing dipersembahkan Lorensius Dion di kelas Youth A 56 Kg Putra, M. Kenzie Arsyaka Armilanzio di kelas Youth C Atom Weight 48 Kg Putra, serta Queen Zenubya Uparengga di kelas Youth B Atom Weight 48 Kg Putri.

Sementara empat medali perak diraih Liepin pada kelas Full MMA Bantam Weight 61 Kg, Lukman Hakim di kelas Stand-up Middle Weight 93 Kg Putra, M. Yoesni Khadafi di kelas Youth D Straw Weight 48 Kg Putra, serta Nabila di kelas Youth C Straw Weight 52 Kg Putri.

Sedangkan dua medali perunggu disumbangkan Miya Reyqa Fael Jannah di kelas Stand-up Striking Straw Weight 52 Kg Putri dan Rama pada kelas Feather Weight 65 Kg Putra.

Norman Hendrie, merupakan pelatih berlisensi nasional yang selama ini aktif melakukan pembinaan atlet. Ia dikenal acapkali melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik dalam kejuaraan tingkat daerah maupun nasional, bahkan hingga mampu mengantarkan atlet tampil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sebagai pelatih, Norman mengaku bangga dengan hasil yang diraih para atlet binaannya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari latihan, kedisiplinan dan semangat para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi pertandingan.

"Alhamdulillah, hasil yang kami raih sangat membanggakan. Dari sembilan atlet yang bertanding, semuanya berhasil membawa pulang medali. Ini menunjukkan bahwa kerja keras dan latihan yang dilakukan selama ini tidak sia-sia," ujar Norman.

Ia mengatakan, raihan tiga emas, empat perak dan dua perunggu menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan. Evaluasi juga akan dilakukan terhadap atlet yang meraih medali perak dan perunggu agar dapat tampil lebih baik pada kejuaraan berikutnya.

Lebih lanjut, Norman menyampaikan bahwa Polres Mempawah terbuka bagi masyarakat yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga beladiri IBCA-MMA untuk berlatih dan mendapatkan pembinaan.

"Polres Mempawah membuka kesempatan bagi siapa saja dari masyarakat yang ingin berlatih dan berprestasi di cabang olahraga beladiri ini. Silakan bergabung dan kami akan berusaha memberikan pembinaan sebaik mungkin," ungkapnya.

Menurut Norman, masyarakat yang mengikuti pembinaan juga didukung dengan fasilitas latihan yang tersedia di Camp Polres Mempawah. Fasilitas yang dimiliki sangat lengkap sehingga dapat menunjang proses latihan, baik bagi atlet yang baru mulai berlatih maupun mereka yang memang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi.

"Fasilitas olahraga beladiri yang dimiliki Polres Mempawah sangat lengkap. Mulai dari tempat latihan, matras yang standar, berbagai peralatan latihan dan bertanding, hingga Ring Oktagon standar yang menjadi salah satu fasilitas unggulan," jelas Norman.

Ia menyebut, Ring Oktagon standar tersebut merupakan satu-satunya yang ada di Kalimantan Barat, sehingga keberadaannya menjadi nilai tambah dalam proses pembinaan dan latihan atlet MMA. 

Dengan fasilitas yang tersedia, para atlet tidak hanya berlatih secara teori dan teknik, tetapi juga dapat melakukan simulasi pertandingan dengan suasana dan sarana yang mendekati kondisi kompetisi sebenarnya.

"Jadi masyarakat yang ingin serius berlatih tidak perlu ragu. Sarana latihan sudah kami siapkan dan cukup memadai. Kami ingin fasilitas ini bisa dimanfaatkan untuk pembinaan atlet, khususnya generasi muda yang memiliki minat di olahraga beladiri dan ingin mengejar prestasi," katanya.

Ia menambahkan, kesempatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong generasi muda menyalurkan energi dan potensinya melalui kegiatan olahraga yang positif. Dengan latihan yang terarah dan disiplin, atlet-atlet muda diharapkan dapat berkembang dan mampu mengukir prestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai latihan dan pembinaan beladiri IBCA-MMA di Camp Polres Mempawah, dapat menghubungi Norman Hendrie di nomor 0821-4822-4422.

Norman juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto dan Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel yang telah memberikan dukungan dan perhatian terhadap pembinaan para atlet.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Wakapolres Mempawah atas dukungan serta perhatian kepada atlet-atlet kami. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam melakukan pembinaan dan memotivasi anak-anak untuk berprestasi," katanya.

Ucapan terima kasih yang sama juga disampaikan Norman Hendrie kepada KONI Kabupaten Mempawah, Ketua serta seluruh pengurus cabang olahraga IBCA MMA Kabupaten Mempawah yang telah memberikan dukungan dan kesempatan kepada para atlet Kabupaten Mempawah untuk tampil dan mengembangkan potensi mereka dalam ajang Kejurprov Kalbar.

Menurut Norman Hendrie, pembinaan atlet tidak hanya bertujuan mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar memiliki disiplin, keberanian, sportivitas dan mampu mengembangkan potensi secara positif.

Sementara itu, Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto memberikan apresiasi atas prestasi yang berhasil ditorehkan atlet binaan Polres Mempawah.

Kapolres menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan para atlet yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Kabupaten Mempawah dalam ajang tingkat provinsi.

"Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Selamat kepada para atlet, pelatih dan semua pihak yang telah bekerja keras. Raihan tiga emas, empat perak dan dua perunggu menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan telah memberikan hasil positif," ujar Ade.

Ia berharap prestasi tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat berikutnya.

"Teruslah berlatih, jaga disiplin dan sportivitas. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik. Kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan positif dan pembinaan generasi muda melalui olahraga," tegasnya.

Kapolres juga mengapresiasi peran pelatih yang secara konsisten mendampingi dan membina para atlet hingga mampu menunjukkan prestasi dalam Kejurprov Kalbar.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda lainnya di Kabupaten Mempawah untuk berani berkompetisi, mengembangkan bakat dan mengukir prestasi melalui jalur olahraga.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bukan Kaleng-kaleng! Atlet Binaan Polres Mempawah Borong 9 Medali di Kejurprov MMA Kalbar
  • Bukan Kaleng-kaleng! Atlet Binaan Polres Mempawah Borong 9 Medali di Kejurprov MMA Kalbar
  • Bukan Kaleng-kaleng! Atlet Binaan Polres Mempawah Borong 9 Medali di Kejurprov MMA Kalbar
  • Bukan Kaleng-kaleng! Atlet Binaan Polres Mempawah Borong 9 Medali di Kejurprov MMA Kalbar
  • Bukan Kaleng-kaleng! Atlet Binaan Polres Mempawah Borong 9 Medali di Kejurprov MMA Kalbar
  • Bukan Kaleng-kaleng! Atlet Binaan Polres Mempawah Borong 9 Medali di Kejurprov MMA Kalbar

Posting Komentar