Keren! Dua Anak Personel Polsek Jongkat Wakili Kalbar di Kejurnas Tenis Meja 2026
Keduanya merupakan saudara kandung, yakni Gifqi Tandrie Gifari, 13 tahun, dan Rafiqi Tandrie Gifari, 11 tahun. Mereka akan membawa nama Kalimantan Barat sekaligus Kabupaten Mempawah dalam kompetisi tenis meja tingkat nasional.
Prestasi tersebut semakin membanggakan karena Gifqi dan Rafiqi merupakan anak kandung Aiptu Hendri Ferdian, personel Polsek Jongkat Polres Mempawah yang menjabat sebagai Kepala Seksi Umum (Kasium) Polsek Jongkat.
Gifqi saat ini tercatat sebagai siswa kelas VII A MTsN 3 Mempawah. Dalam kegiatan pendidikannya, ia berada di bawah bimbingan Wali Kelas Deno Haryadi, serta mendapat dukungan dari Kepala Sekolah Rabawi.
Sementara Rafiqi merupakan siswa kelas V A MI Swasta Nurul Hasanah Jongkat. Ia mendapat bimbingan dari Wali Kelas Darmawati dan dukungan dari Kepala Sekolah Wihidy Karnaini.
Di luar kegiatan sekolah, kedua bersaudara ini aktif sebagai atlet Club AAPC Pontianak. Sejak usia dini, Gifqi dan Rafiqi menjalani latihan secara rutin serta mengikuti berbagai pertandingan untuk mengasah kemampuan dan menambah jam terbang di meja pertandingan.
Bagi keluarga, kesempatan tampil di tingkat nasional bukan sekadar soal pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang yang telah mereka jalani sejak usia muda.
Aiptu Hendri Ferdian mengatakan, dirinya bersama keluarga tentu merasa bangga atas kesempatan yang diperoleh kedua putranya. Namun, ia mengingatkan agar Gifqi dan Rafiqi tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Sebagai orang tua tentu kami bangga. Yang paling penting bagi kami, mereka menjalani proses dengan disiplin, serius berlatih dan tetap menikmati olahraga yang mereka tekuni. Soal hasil, kami serahkan kepada kemampuan dan perjuangan mereka saat bertanding,” ujar Hendri.
Menurutnya, persiapan menuju Kejurnas juga menjadi pengalaman berharga bagi kedua putranya. Mereka akan berhadapan dengan atlet-atlet dari berbagai daerah sehingga kesempatan tersebut dapat menjadi sarana untuk belajar sekaligus mengembangkan kemampuan.
“Harapan kami mereka bisa tampil percaya diri, menjaga sportivitas dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Apa pun hasilnya nanti, pengalaman bertanding di tingkat nasional ini sangat berharga untuk perkembangan mereka,” katanya.
Keikutsertaan Gifqi dan Rafiqi juga menjadi kebanggaan bagi sekolah masing-masing. Sebagai pelajar, keduanya tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga nama sekolah, Kabupaten Mempawah, serta Provinsi Kalimantan Barat.
Dukungan dari lingkungan pendidikan menjadi bagian penting dalam perjalanan kedua atlet muda tersebut. Guru dan pihak sekolah memberikan dukungan agar keduanya tetap mampu menjalankan pendidikan sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga.
Perjalanan Gifqi dan Rafiqi menuju Kejurnas juga mendapat perhatian dari jajaran Polres Mempawah.
Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto menyampaikan apresiasi atas prestasi dan kesempatan yang diraih kedua atlet muda tersebut.
Menurut Ade, keberhasilan anak-anak muda di bidang olahraga merupakan bagian dari proses pembinaan generasi penerus yang patut mendapat dukungan.
“Kami memberikan apresiasi kepada Gifqi dan Rafiqi yang telah mendapat kesempatan mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional. Ini merupakan kebanggaan, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar Polres Mempawah dan Kabupaten Mempawah,” ujar Ade.
Ia berharap Kejurnas tersebut dapat dimanfaatkan Gifqi dan Rafiqi untuk menambah pengalaman serta mengembangkan potensi yang mereka miliki.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin dan junjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kemampuan terbaik dan tetap rendah hati. Semoga pengalaman ini menjadi langkah positif bagi perjalanan mereka di dunia olahraga,” katanya.
Selain dukungan keluarga dan sekolah, kedua atlet muda tersebut juga mendapatkan pembinaan dari Kapolsek Jongkat sebagai bentuk perhatian terhadap potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
Pembinaan yang dilakukan sejak usia muda diharapkan dapat membantu Gifqi dan Rafiqi terus meningkatkan kemampuan, disiplin, mental bertanding, serta pengalaman menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Bagi Kabupaten Mempawah, keberangkatan dua saudara kandung dari Jongkat ini menjadi bagian dari potret tumbuhnya potensi atlet muda di daerah.
Dukungan dan doa dari keluarga, guru, sekolah, pembina, serta masyarakat Kabupaten Mempawah menjadi tambahan semangat bagi Gifqi dan Rafiqi untuk memberikan kemampuan terbaik saat tampil di Jakarta.
Kini, dua bersaudara tersebut bersiap menuju panggung nasional. Dengan membawa nama Kalimantan Barat, mereka diharapkan mampu tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan Kejurnas Tenis Meja 2026 sebagai pengalaman penting dalam perjalanan mereka di dunia olahraga.
Dua saudara kandung dari Jongkat, satu perjuangan membawa nama Mempawah dan Kalimantan Barat menuju panggung nasional.
Penulis : Apri

Posting Komentar