HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Sekda Mempawah Beri Pengarahan kepada 23 PPPK Paruh Waktu di Lingkungan Setda

Sekda Mempawah Ismail memberikan pengarahan kepada PPPK Paruh Waktu di Lingkungan Setda Mempawah. Foto Prokopim Mempawah

JURNAL GALAHERANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, memberikan pengarahan kepada 23 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Mempawah yang sebelumnya telah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Bupati Mempawah.

Pengarahan tersebut berlangsung di Balai Patih Kantor Bupati Mempawah, Senin, 5 Januari 2025.

Dalam arahannya, Sekda Ismail menyampaikan ucapan selamat kepada para PPPK yang telah resmi berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menegaskan bahwa perubahan status dari tenaga honorer menjadi PPPK merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kesabaran, ketekunan, serta komitmen yang kuat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah menerima SK pengangkatan. Ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar. Saudara-saudara kini menjadi bagian dari ASN yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan dan pelayanan di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Ismail mengapresiasi kesabaran para PPPK yang telah melalui berbagai tahapan administrasi hingga akhirnya menerima SK. Ia mengingatkan agar SK tersebut disimpan dengan baik karena merupakan dokumen resmi negara yang menjadi dasar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN.

Baca juga : Seragam Korpri Jadi Simbol Perjuangan Panjang, Bupati Erlina Serahkan SK 716 PPPK Paruh Waktu

Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya rasa syukur atas capaian yang telah diraih, seraya mengingatkan bahwa pengangkatan ini merupakan tahap awal dalam pengabdian sebagai ASN.

“Bersyukurlah, karena tahap demi tahap telah dilalui. Tahap pertama ini status saudara telah berubah dari tenaga honorer menjadi ASN. Ke depan, tunjukkan kinerja yang baik, disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ismail juga mengingatkan bahwa setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan komitmen. Menurutnya, kerja yang dilakukan dengan niat tulus akan membawa manfaat dan keberkahan, baik bagi diri sendiri maupun bagi organisasi.

“Apa yang bisa dikerjakan, kerjakan dengan sebaik-baiknya. Kerja itu mengikuti rezeki, dan kerja yang ikhlas akan mengandung nilai ibadah. Jadikan pekerjaan sebagai ladang pengabdian,” katanya.

Di akhir arahannya, Sekda berharap para PPPK dapat memanfaatkan sisa masa pengabdian dengan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, serta menjadikan tugas sebagai ASN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Mudah-mudahan di sisa usia pengabdian ini, kita semua dapat bekerja dengan baik, penuh disiplin, dan rasa tanggung jawab. Jadikan kerja sebagai ibadah,” pungkasnya.***