Yonif TP Bakal Dibangun di Bumbun, Mempawah Siapkan Lahan 50 Hektare

00:00
00:00
Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi bersama Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini dan peserta Rakor Lintas Instansi. Foto Pendim 1201/Mempawah

JURNAL GALAHERANG – Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama jajaran TNI dan sejumlah instansi terkait mulai mematangkan rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Mempawah.

Pembahasan mengenai rencana tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi lintas instansi di Ruang Junjung Titah Lantai II Kantor Bupati Mempawah, Rabu, 23 September 2026.

Rapat dipimpin Wakil Bupati Mempawah Suryadi Burdadi, dan dihadiri Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, bersama jajaran Pemkab Mempawah, dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah III Pontianak.

Hadi juga perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalimantan Barat, ATR/BPN, UPT Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah Mempawah, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Mempawah Adrianus, pemerintah kecamatan dan desa, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam rapat itu, Dandim 1201/Mempawah memaparkan rencana pembangunan Yonif TP Tahap VII Kodam XII/Tanjungpura. 

Pembahasan tidak hanya menyangkut lokasi, tetapi juga kebutuhan lahan, akses menuju kawasan, rencana pembangunan Markas Asrama (MA), hingga konsep visual dan identitas satuan.

Lokasi yang menjadi rencana pembangunan berada di Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang. Lahan yang dibutuhkan diperkirakan mencapai 50 hektare.

Menurut Dandim, pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari program nasional yang tidak hanya berkaitan dengan penguatan pertahanan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan.

“Kita ingin seluruh proses dipersiapkan dengan baik dan sesuai aturan. Mulai dari status lahan, akses, tata ruang, lingkungan hingga aspek sosial masyarakat harus diselesaikan melalui koordinasi lintas instansi,” ujar Letkol Czi Ali Isnaini.

Dari sisi status kawasan, Kepala BPKH Wilayah III Pontianak Zuhdan Arif Ftrianto menyampaikan bahwa lokasi yang dibahas secara spasial berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK).

Hasil telaah menunjukkan terdapat sekitar 558 hektare yang teridentifikasi sebagai HPK Tidak Produktif (HPK-TP). Dari kawasan tersebut, kebutuhan lahan sekitar 50 hektare untuk rencana pembangunan Yonif TP berada pada area HPK-TP yang telah dicadangkan.

Meski demikian, kawasan tersebut masih berstatus sebagai hutan negara. Pemanfaatannya untuk pembangunan karena itu harus melalui mekanisme pelepasan kawasan sesuai ketentuan Kementerian Kehutanan.

Sejumlah dokumen awal juga perlu disiapkan, di antaranya surat permohonan, peta lokasi dan proposal sebagai bahan untuk proses penelaahan lebih lanjut.

Pemkab Mempawah sendiri menyatakan siap mendukung rencana tersebut. Wakil Bupati Mempawah menegaskan pemerintah daerah akan membantu memfasilitasi koordinasi serta menyiapkan data yang dibutuhkan.

Namun, prosesnya tetap harus memperhatikan berbagai ketentuan, termasuk tata ruang, kehutanan, lingkungan dan kondisi sosial masyarakat di sekitar lokasi.

Aspek sosial menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan. Pemerintah dan pihak terkait dinilai perlu melakukan sosialisasi sejak awal kepada masyarakat maupun tokoh adat yang berada di sekitar kawasan rencana pembangunan.

Komunikasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi persoalan yang mungkin muncul dalam proses pembangunan.

Selain mendukung kebutuhan pertahanan, keberadaan Yonif TP juga diharapkan dapat bersinergi dengan program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Dandim menegaskan, masih terdapat sejumlah tahapan dan persyaratan yang harus diselesaikan sebelum pembangunan dapat direalisasikan.

“Harapannya, seluruh pihak dapat terus bersinergi menyelesaikan kendala dan persyaratan yang masih ada. Kita ingin setiap tahapan dipersiapkan secara baik, tertib dan sesuai ketentuan, sehingga rencana pembangunan Yonif TP di Kabupaten Mempawah dapat direalisasikan dengan optimal,” tegasnya.

Penulis : Pendim 1201/Mempawah

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Yonif TP Bakal Dibangun di Bumbun, Mempawah Siapkan Lahan 50 Hektare
  • Yonif TP Bakal Dibangun di Bumbun, Mempawah Siapkan Lahan 50 Hektare
  • Yonif TP Bakal Dibangun di Bumbun, Mempawah Siapkan Lahan 50 Hektare
  • Yonif TP Bakal Dibangun di Bumbun, Mempawah Siapkan Lahan 50 Hektare
  • Yonif TP Bakal Dibangun di Bumbun, Mempawah Siapkan Lahan 50 Hektare
  • Yonif TP Bakal Dibangun di Bumbun, Mempawah Siapkan Lahan 50 Hektare

Posting Komentar