Hitung Mundur MTQ XXXIV Kalbar, Kafilah Mempawah Matangkan Persiapan Demi Raih Juara

00:00
00:00
Pemantapan TC Kafilah MTQ Kabupaten Mempawah sebelum MTQ tingkat Provinsi Kalbar di Kayong Utara. Kegiatan dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Mempawah Yet Ellyana mewakili Bupati Mempawah. Foto Diskominfo Mempawah

JURNAL GALAHERANG – Persiapan Kafilah Kabupaten Mempawah menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 memasuki tahap akhir. 

Sebanyak 54 peserta yang akan mewakili Mempawah dipastikan telah memenuhi persyaratan untuk tampil pada ajang MTQ di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Pemantapan Training Center (TC) Kafilah Kabupaten Mempawah resmi dibuka di Wisma Chandramidi Mempawah, Rabu malam, 29 Juli 2026. Kegiatan akan berlangsung hingga 30 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian penting sebelum rombongan kafilah bertolak ke Kabupaten Kayong Utara untuk mengikuti rangkaian MTQ tingkat provinsi.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mempawah, Yet Ellyana, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam mempersiapkan kafilah Mempawah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada LPTQ Kabupaten Mempawah, para pelatih, official, panitia, para pembina, para orang tua, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan pemantapan Training Center ini,” ujarnya.

Menurut Yet, TC tidak semata-mata menjadi tempat untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membaca, menghafal, memahami maupun menguasai cabang-cabang yang diperlombakan dalam MTQ.

Lebih dari itu, TC menjadi ruang untuk membentuk karakter, mental juara, disiplin, kebersamaan serta keikhlasan dalam mengabdi kepada Al-Quran.

“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Mempawah yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Amanah yang kalian emban bukan hanya membawa nama pribadi ataupun keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Mempawah di tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.

Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan TC pemantapan dengan sungguh-sungguh. Setiap arahan pelatih diharapkan menjadi bekal untuk memperbaiki kualitas bacaan, hafalan, pemahaman maupun penampilan saat berada di arena perlombaan.

Disiplin, kesehatan dan akhlak juga menjadi hal yang ditekankan. Para peserta diminta tidak cepat puas dengan hasil yang sudah dicapai selama proses pembinaan.

“Prestasi hanya dapat diraih melalui latihan yang sungguh-sungguh, kerja keras, doa yang tulus, dan tawakal kepada Allah SWT,” tutur Yet.

Ia juga mengingatkan bahwa Mempawah memiliki sejarah dan tradisi prestasi yang membanggakan dalam ajang MTQ. 

Karena itu, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi yang telah dibangun selama ini.

Namun, menurut Yet, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah piala atau peringkat yang diraih.

“Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Quran benar-benar tertanam dalam kehidupan kita sehingga mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Terakhir Yet Ellyana kembali mengingatkan bahwa perjalanan ke MTQ tingkat provinsi bukan hanya tentang mengejar gelar juara.

Ia meminta seluruh unsur kafilah menjaga kekompakan, membangun komunikasi yang baik dan saling mendukung agar suasana pembinaan tetap kondusif hingga perlombaan selesai.

“Jangan cepat merasa puas. Terus belajar dan memperbaiki diri. Jaga kesehatan, pelihara akhlak dan tanamkan rasa percaya diri,” pesannya.

Yet berharap momentum TC pemantapan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk kembali mengharumkan nama Kabupaten Mempawah di MTQ ke-XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Dengan 54 peserta yang telah dinyatakan memenuhi syarat, pembinaan yang terus dilakukan dan pengalaman panjang Mempawah dalam ajang MTQ, kafilah daerah ini kini tinggal mematangkan satu hal terakhir, yaitu kesiapan untuk tampil.

“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, disiplin, doa dan tawakal kepada Allah SWT, saya yakin Kafilah Kabupaten Mempawah mampu memberikan penampilan terbaik serta mempertahankan tradisi prestasi yang telah dibangun selama ini,” pungkas Yet.

Ketua LPTQ Kabupaten Mempawah Ismail, turut menyampaikan kabar menggembirakan terkait kesiapan kafilah. Sebanyak 54 peserta yang telah disiapkan Mempawah dipastikan memenuhi persyaratan untuk mengikuti MTQ tingkat provinsi.

Ismail mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah pelaksanaan technical meeting Musabaqah Provinsi bersama LPTQ Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara pada 23 Juli 2026.

“Selamat kepada seluruh peserta kita yang 54 orang. Tadi sudah dinyatakan sah oleh panitia musabaqah provinsi dan LPTQ Provinsi Kalimantan Barat pada waktu technical meeting di Kayong Utara tanggal 23 Juli yang lalu,” kata Ismail.

Ia bersyukur tidak ada satu pun peserta Mempawah yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Alhamdulillah, 54 orang semuanya memenuhi syarat,” sambungnya.

Menurut Ismail, TC yang berlangsung saat ini berbeda dengan TC tahap pertama. Jika sebelumnya peserta masih banyak mendapatkan evaluasi dan pembekalan, maka tahap kedua lebih diarahkan pada pemantapan.

“TC tahap kedua ini merupakan pemantapan. Tidak ada lagi evaluasi seperti sebelumnya. Semua sudah dibekali pada TC tahap pertama, sekarang tinggal bagaimana pengayaan dan memantapkan mental tampil,” jelasnya.

Hal-hal yang masih dirasakan kurang selama TC pertama, lanjut Ismail, akan kembali dibahas bersama pelatih. Peserta juga diharapkan terbuka terhadap masukan agar titik-titik kelemahan yang masih ada dapat diperbaiki sebelum tampil di Kayong Utara.

Ismail bahkan optimistis hasil pembinaan yang telah dilakukan mampu membawa hasil maksimal.

“Kalau semuanya juara satu, otomatis juara umum. Nah, itulah yang kita harapkan. Mudah-mudahan Allah mengabulkan doa kita,” ujarnya.

Ismail juga memberikan sejumlah catatan penting terkait teknis perlombaan MTQ ke-XXXIV. Salah satunya menyangkut sistem pengundian dan urutan tampil peserta.

Berbeda dengan pola sebelumnya, peserta akan diacak berdasarkan urutan tampil pada setiap sesi. Karena itu, peserta tidak bisa lagi datang mendekati waktu tampil hanya karena memperoleh nomor urut yang dianggap belakangan.

“Peserta akan diacak urutan tampil per sesi. Dengan catatan, semua peserta sudah berada di lokasi lomba 30 menit sebelum sesi tersebut dimulai,” terang Ismail.

Ia memberikan contoh, peserta tilawah golongan remaja yang masuk dalam sesi pagi harus sudah berada di lokasi sejak sebelum sesi dimulai, meskipun nantinya mendapat urutan tampil pertama, kedua maupun terakhir.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi official dan pendamping, terutama dalam mengatur mobilitas peserta.

“Dulu kalau kita nomor urutnya ketujuh, mungkin bisa berangkat belakangan. Sekarang tidak lagi. Pokoknya kita harus sudah standby 30 menit sebelum acara dimulai,” tegasnya.

Selain itu, pembawa acara nantinya akan memanggil peserta berdasarkan nomor urutan tampil, bukan nomor peserta. Peserta diminta memahami mekanisme tersebut agar tidak terjadi kesalahan ketika dipanggil untuk tampil.

Ia juga menyoroti beberapa ketentuan teknis pada sejumlah cabang yang perlu benar-benar dipahami peserta dan official.

Untuk cabang hafalan Al-Quran 10, 20 dan 30 juz, misalnya, seluruhnya akan berada dalam satu majelis. Sementara pada cabang hafalan hadis 100 dan 500 hadis, terdapat ketentuan tambahan berupa sarah sebagaimana diatur dalam juknis serta surat penjelasan tambahan LPTQ Nomor 59 Tahun 2026.

Sementara untuk cabang seni kaligrafi Al-Quran, pelaksanaan juga memiliki tahapan berbeda. Berdasarkan ketentuan yang disampaikan, hari pertama untuk Mushaf, hari kedua kontemporer dan dekorasi, hari ketiga golongan naskah, serta hari keempat persiapan final.

“Kalau di tingkat kabupaten tidak ada final, tetapi di provinsi ada final. Maka ini menjadi perhatian kita bersama,” ujar Ismail.

Ia meminta para pembina dan pelatih tetap mendampingi peserta kaligrafi selama proses perlombaan berlangsung.

Selain itu, perkembangan nilai peserta nantinya dapat dipantau melalui aplikasi EMTK dan tautan penilaian yang diperbarui setiap hari. Sistem tersebut diharapkan membuat proses penilaian semakin terbuka dan dapat dipantau.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Mempawah, Rahmanudin Wiyono, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan kafilah menuju Kabupaten Kayong Utara telah dimatangkan agar berjalan lancar.

Menurut Rahmanudin, pemberangkatan Kafilah Kabupaten Mempawah dilakukan dalam tiga tahap menyesuaikan jadwal kegiatan dan kebutuhan teknis di lokasi MTQ.

"Besok, 30 Juli, tim pawai taaruf dan pameran lebih dahulu diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan kendaraan pemerintah daerah. Selanjutnya pada 31 Juli, ofisial berangkat menggunakan bus Damri, sedangkan seluruh peserta dan pelatih akan diberangkatkan pada 1 Agustus melalui jalur udara dari Bandara Supadio menuju Ketapang dengan dua kelompok penerbangan," jelasnya.

Setibanya di Bandara Ketapang, seluruh rombongan akan dijemput menggunakan dua unit bus Damri yang telah disiapkan panitia untuk melanjutkan perjalanan menuju Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Rahmanudin menuturkan, selama berada di lokasi MTQ, panitia telah menyiapkan tiga unit homestay sebagai tempat tinggal kafilah. Dua homestay diperuntukkan bagi peserta dan pelatih putra maupun putri, sedangkan satu homestay lainnya disiapkan bagi official serta tim pawai dan pameran.

Ia memastikan seluruh kebutuhan administrasi peserta telah dinyatakan lengkap dan seluruh anggota kafilah yang berjumlah 54 orang telah dinyatakan memenuhi syarat mengikuti MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

"Kami juga menyiapkan dukungan kesehatan dengan menugaskan seorang dokter dan seorang perawat yang akan mendampingi kafilah sejak pelaksanaan Training Center, selama perlombaan hingga kembali ke Kabupaten Mempawah. Harapannya seluruh peserta tetap dalam kondisi prima sehingga mampu memberikan penampilan terbaik," ujarnya.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Hitung Mundur MTQ XXXIV Kalbar, Kafilah Mempawah Matangkan Persiapan Demi Raih Juara
  • Hitung Mundur MTQ XXXIV Kalbar, Kafilah Mempawah Matangkan Persiapan Demi Raih Juara
  • Hitung Mundur MTQ XXXIV Kalbar, Kafilah Mempawah Matangkan Persiapan Demi Raih Juara
  • Hitung Mundur MTQ XXXIV Kalbar, Kafilah Mempawah Matangkan Persiapan Demi Raih Juara
  • Hitung Mundur MTQ XXXIV Kalbar, Kafilah Mempawah Matangkan Persiapan Demi Raih Juara
  • Hitung Mundur MTQ XXXIV Kalbar, Kafilah Mempawah Matangkan Persiapan Demi Raih Juara

Posting Komentar