Disambut Tepung Tawar dan Tarian Sekapur Sirih, AKBP Ade Chandra Resmi Jejakkan Kaki di Polres Mempawah
![]() |
| Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto dan istri, Sely Ade Chandra Capa Yanto. Foto Apri |
JURNAL GALAHERANG – Nuansa adat Melayu mengiringi langkah perdana AKBP Ade Chandra Capa Yanto saat tiba di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Mempawah, Kamis, 30 Juli 2026.
Didampingi sang istri, Sely Ade Chandra, kedatangan Kapolres Mempawah yang baru itu disambut hangat jajaran personel Polres Mempawah melalui rangkaian prosesi adat Tepung Tawar, sebuah tradisi Melayu yang sarat makna doa, keselamatan, keberkahan, dan harapan baik bagi seseorang yang memasuki lingkungan atau perjalanan baru.
Prosesi tersebut menjadi pembuka yang penuh makna bagi Ade Chandra setelah resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Mempawah.
Sebelumnya, Ade Chandra mengikuti serah terima jabatan (sertijab) di Mapolda Kalimantan Barat pada Selasa, 28 Juli 2026.
Dalam sertijab tersebut, ia menerima tongkat estafet kepemimpinan Polres Mempawah dari pejabat sebelumnya, AKBP Jonathan David Harianthono, yang selanjutnya dipercaya mengemban tugas sebagai Kapolres Salatiga, Jawa Tengah.
Usai prosesi Tepung Tawar, rangkaian penyambutan dilanjutkan dengan laporan personel sebagai bentuk penghormatan sekaligus tanda kesiapan jajaran Polres Mempawah menyambut pimpinan baru.
Suasana semakin hangat ketika Ade Chandra kemudian berjalan menyalami satu per satu para perwira Polres Mempawah yang berdiri berjejer menyambut kedatangannya.
Senyum dan sapaan turut mewarnai momen tersebut. Bukan sekadar seremoni, prosesi ini menjadi gambaran awal terbangunnya hubungan antara pimpinan baru dengan jajaran yang akan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mempawah.
Kedatangan Ade Chandra dan Sely juga disambut Tari Sekapur Sirih, tarian tradisional yang lazim menjadi simbol penghormatan dan penyambutan tamu.
Gerak tari yang anggun berpadu dengan suasana penyambutan membuat halaman Mapolres Mempawah terasa berbeda. Tradisi dan institusi kepolisian seolah bertemu dalam satu momentum yaitu menyambut hadirnya pemimpin baru dengan penuh penghormatan dan kekeluargaan.
Bagi Ade Chandra, penyambutan tersebut sekaligus menjadi pintu awal untuk memulai pengabdian di Kabupaten Mempawah.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006 itu sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Madya Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Utara. Kariernya di kepolisian banyak bersentuhan dengan bidang reserse dan penegakan hukum.
Kini, pengalaman tersebut dibawa ke Mempawah untuk menghadapi tantangan tugas yang tentu berbeda.
Di hadapan personel Polres Mempawah, Ade Chandra tidak hanya datang sebagai pejabat baru, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar kepolisian di Kabupaten Mempawah.
Prosesi Tepung Tawar dan Tari Sekapur Sirih yang mengiringi kedatangannya seakan menjadi pesan simbolis: selamat datang di Mempawah, selamat mengemban amanah, dan selamat memulai pengabdian.
Dengan semangat baru dan dukungan seluruh jajaran, kepemimpinan Ade Chandra diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah hukum Polres Mempawah.
Tongkat kepemimpinan telah berpindah tangan. Kini, lembaran baru Polres Mempawah bersama AKBP Ade Chandra Capa Yanto resmi dimulai.
Penulis : Apri

Posting Komentar