Awali Tugas di Mempawah, Kapolres Ade Chandra Titip Pesan Mendalam kepada Personel
![]() |
| Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Mempawah. Foto Humas Polres Mempawah |
JURNAL GALAHERANG – Usai disambut melalui prosesi adat Melayu dan rangkaian penyambutan di Mapolres Mempawah, Kamis, 30 Juli 2026, Kapolres Mempawah yang baru, AKBP Ade Chandra Capa Yanto, langsung mengumpulkan seluruh personel di halaman Mapolres.
Momen itu menjadi kesempatan pertamanya memberikan arahan sekaligus memperkenalkan semangat kepemimpinan yang akan dibangun di lingkungan Polres Mempawah.
Di hadapan para pejabat utama, para Kapolsek, perwira, bintara, ASN Polri hingga personel termuda, Ade Chandra memilih memulai sambutannya dengan ucapan terima kasih atas penyambutan yang diberikan. Namun lebih dari itu, ia mengajak seluruh anggota untuk menghargai fondasi yang telah dibangun para pemimpin sebelumnya.
Menurutnya, tidak ada organisasi yang dapat berdiri kokoh tanpa kerja keras para pendahulu. Karena itu, ia meminta seluruh personel tidak sekadar meneruskan apa yang sudah baik, tetapi mampu meningkatkan warisan positif yang telah ditinggalkan.
"Kita tidak mungkin berdiri tegak hari ini tanpa para pendahulu yang telah berbuat banyak kebaikan. Apa yang telah dibangun oleh senior-senior kita harus kita teruskan, kita jaga, bahkan kita tingkatkan," ujarnya.
Dalam arahannya, Ade Chandra juga menyampaikan penghormatan kepada personel senior yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk institusi Polri. Baginya, perjalanan panjang hingga mencapai jenjang kepangkatan tertentu merupakan bukti ketekunan, loyalitas, dan dedikasi yang patut menjadi teladan bagi generasi muda.
Sebaliknya, kepada personel yang baru beberapa tahun mengenakan seragam Polri, ia mengingatkan agar tidak pernah melupakan alasan awal memilih profesi sebagai anggota kepolisian.
Menurutnya, setiap polisi pasti pernah memohon doa restu kepada orang tua ketika mendaftarkan diri menjadi anggota Polri. Niat baik dan harapan yang mengiringi langkah awal itulah yang harus terus dijaga sepanjang masa pengabdian.
"Kalau kita ingat kembali niat pertama ketika masuk Polri, ingat doa orang tua, ingat harapan keluarga, insyaallah itu akan menjadi pengingat agar kita tetap berada di jalan yang benar dalam berdinas," katanya.
Ade Chandra kemudian menggambarkan Polres Mempawah sebagai sebuah pohon kehidupan yang hanya akan tumbuh kuat apabila seluruh bagiannya saling menopang. Karena itu, ia menegaskan tidak boleh ada satuan fungsi, bagian, seksi maupun Polsek yang merasa lebih penting dibanding unsur lainnya.
Menurutnya, setiap personel memiliki peran yang sama penting dalam menjaga marwah institusi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Tidak ada yang lebih tinggi, tidak ada yang lebih hebat. Semua memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kalau kita saling menguatkan, pekerjaan akan jauh lebih mudah," tegasnya.
Ia juga mengutip arahan Kapolda Kalimantan Barat mengenai pentingnya membangun suasana kerja yang sehat. Hubungan yang harmonis antarpersonel, menurutnya, akan melahirkan lingkungan kerja yang positif, sehingga berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Konsep tersebut ia sederhanakan sebagai good life, good fight, and good work. Artinya, kehidupan yang baik akan melahirkan semangat juang yang baik, dan pada akhirnya menghasilkan kinerja yang baik pula.
Dalam kesempatan itu, Ade Chandra mengajak seluruh personel untuk terus menjalankan kebijakan pimpinan Polri melalui penguatan transformasi menuju Polri yang semakin profesional, prediktif, responsif, serta transparan.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sikap noble, yakni memuliakan profesi kepolisian melalui integritas, etika, dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
Di akhir arahannya, Ade Chandra menegaskan bahwa seluruh pesan yang disampaikannya bukan hanya ditujukan kepada anggota, melainkan menjadi pengingat bagi dirinya sendiri sebagai pimpinan.
Ia mengajak seluruh personel Polres Mempawah melangkah bersama, menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, dan menjadikan setiap tugas sebagai ladang pengabdian.
"Yang saya sampaikan ini pertama-tama untuk diri saya sendiri. Mari kita sama-sama memperbaiki diri, saling mengingatkan, dan bekerja dengan niat yang baik. Kalau niat kita baik, insyaallah hasilnya juga akan baik bagi institusi dan masyarakat yang kita layani," tutupnya.
Penulis : Apri

Posting Komentar