Peringatan HPSN 2026, PT Askrindo Dukung Aksi Bersih, Penanaman, dan Pembibitan Mangrove di Mempawah

00:00
00:00
Aksi Bersih Mangrove di kawasan Posko dan Pos Pantau Mangrove, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah yang didukung PT Askrindo. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan. 

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Aksi Bersih Mangrove yang dilaksanakan pada 12–13 Februari 2026 di kawasan Posko dan Pos Pantau Mangrove, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Askrindo dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.

Sebanyak 30 peserta terlibat dalam aksi ini, terdiri dari unsur Pemerintah Desa, BPD, Kelompok Masyarakat (POKMAS) PELESIR, PKK, serta perwakilan Askrindo. 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan bersih-bersih berhasil mengumpulkan 40 karung sampah dari area posko dan pos pantau mangrove.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan penanaman 150 bibit mangrove sebagai upaya rehabilitasi kawasan pesisir. 

Masyarakat turut melakukan pembibitan sebanyak 1.500 bibit mangrove, yang terdiri dari 750 bibit bakau dan 750 bibit api-api di area konservasi Desa Sengkubang.

Perwakilan Askrindo, Nur Aini selaku Departemen Head Corporate Social & Enviromental Responsibility menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari desain program berkelanjutan yang berorientasi pada dampak jangka panjang.

“Sebagai pengampu program, Askrindo memastikan setiap intervensi memiliki kesinambungan, mulai dari perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, rehabilitasi mangrove, hingga penguatan ekowisata sebagai sumber ekonomi baru desa,” ujarnya.

Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Perwakilan BPD Desa Sengkubang menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. 

Hal senada disampaikan Ketua POKMAS PELESIR, Suhaimi, yang menegaskan pentingnya mangrove sebagai pelindung pesisir sekaligus potensi ekonomi melalui pengembangan ekowisata.

Selain berdampak pada lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat posisi Program Ekowisata Mangrove Desa Sengkubang sebagai destinasi berbasis konservasi di Kabupaten Mempawah. 

Upaya bersih kawasan, penanaman, dan pembibitan mangrove diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, membuka peluang usaha, serta menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat desa.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek pelestarian lingkungan, penanganan sampah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan kemitraan multipihak.

Melalui kegiatan ini, Askrindo menegaskan perannya tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam mendorong pengembangan ekowisata mangrove yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sengkubang. (Rilis)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Peringatan HPSN 2026, PT Askrindo Dukung Aksi Bersih, Penanaman, dan Pembibitan Mangrove di Mempawah
  • Peringatan HPSN 2026, PT Askrindo Dukung Aksi Bersih, Penanaman, dan Pembibitan Mangrove di Mempawah
  • Peringatan HPSN 2026, PT Askrindo Dukung Aksi Bersih, Penanaman, dan Pembibitan Mangrove di Mempawah
  • Peringatan HPSN 2026, PT Askrindo Dukung Aksi Bersih, Penanaman, dan Pembibitan Mangrove di Mempawah
  • Peringatan HPSN 2026, PT Askrindo Dukung Aksi Bersih, Penanaman, dan Pembibitan Mangrove di Mempawah
  • Peringatan HPSN 2026, PT Askrindo Dukung Aksi Bersih, Penanaman, dan Pembibitan Mangrove di Mempawah

Posting Komentar