Wabup Mempawah Serahkan Alsintan, Tantang Tiga Desa Berlomba Tingkatkan Produksi Jagung
![]() |
| Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi menyerahkan secara simbolis alsintan berupa hand tracktor atau traktor roda dua kepada kelompok tani. Foto Diskominfo Mempawah |
JURNAL GALAHERANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mempawah terus dilakukan melalui dukungan mekanisasi pertanian. Pemerintah Kabupaten Mempawah menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di halaman Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Rabu, 8 Juli 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Arifin, serta dihadiri Kabag SDM Polres Mempawah AK Waryo, para penerima bantuan, dan tamu undangan lainnya.
Bantuan yang diserahkan terdiri atas 3 unit traktor roda dua (hand tracktor) dan 17 unit alat semprot elektrik yang diperuntukkan bagi kelompok tani pengembangan jagung di sejumlah kecamatan.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mempawah, Arifin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas jagung sekaligus mendorong percepatan swasembada pangan.
"Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan bantuan alsintan khusus untuk pengembangan jagung. Ada 3 unit traktor untuk Kecamatan Toho, Anjongan, dan Sadaniang, kemudian 17 unit alat semprot elektrik yang dibagikan kepada beberapa kelompok tani di sejumlah kecamatan," ujarnya.
Menurut Arifin, mekanisasi pertanian diharapkan mampu mempercepat pengolahan lahan, menekan biaya produksi, dan meningkatkan hasil panen petani.
"Mudah-mudahan bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas jagung. Kami juga sudah mengusulkan bantuan lainnya, termasuk benih jagung unggul, sehingga ke depan dukungan kepada petani semakin lengkap," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi menegaskan pengembangan jagung menjadi salah satu program nasional yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan, Polri saat ini turut diberi tugas mendukung percepatan swasembada jagung, sedangkan TNI fokus pada pengembangan tanaman padi.
"Kita berkolaborasi dengan Polres karena Polri mendapat tugas dari Presiden untuk membantu swasembada jagung. Alhamdulillah, kita juga mendapat kabar bahwa Polres Mempawah berhasil meraih peringkat ketiga di tingkat Polda. Ini tentu menjadi motivasi bagi kita semua," katanya.
Juli optimistis penggunaan alsintan akan mempercepat pengolahan lahan sekaligus memperluas areal tanam jagung di Mempawah.
Tiga unit traktor tersebut masing-masing diserahkan kepada kelompok tani di Desa Dema di Kecamatan Anjongan, Desa Amawang di Kecamatan Sadaniang, dan Desa Benuang di Kecamatan Toho.
"Daerah-daerah itu saya tahu betul, lahannya subur. Mudah-mudahan dengan adanya traktor ini lahan yang bisa diolah semakin luas dan hasil panennya juga meningkat," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan benih unggul agar produktivitas jagung semakin tinggi. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada alat, tetapi juga kualitas benih dan semangat para petani.
Dalam kesempatan tersebut, Juli bahkan melontarkan tantangan kepada 3 desa di 3 kecamatan penerima traktor agar berlomba menghasilkan produksi jagung terbaik.
"Bersainglah nanti, Desa Dema, Desa Amawang, dan Desa Benuang. Kita lihat siapa yang produksinya paling banyak. Ini tantangan supaya petani semakin semangat," katanya disambut senyum para penerima.
Selain menyerahkan traktor, pemerintah juga membagikan 17 unit alat semprot elektrik. Wabup mengingatkan para petani agar tetap memperhatikan aspek keselamatan saat menggunakan pestisida.
"Kalau menyemprot jangan melawan arah angin. Gunakan masker karena bahan kimia bisa berdampak pada kesehatan," pesannya.
Ia berharap bantuan alsintan tersebut bukan menjadi yang terakhir, melainkan diikuti bantuan lain dari pemerintah pusat seiring besarnya perhatian Kementerian Pertanian terhadap peningkatan produksi pangan nasional.
"Yang penting petaninya semangat. Kalau petani serius, pemerintah pasti hadir membantu. Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sehingga produksi jagung di Kabupaten Mempawah terus meningkat dan memberi manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
Penulis : Apri

Posting Komentar