Geger! Pria Asal Desa Pasir Mempawah Ditemukan Meninggal di Kamar Rumah Rekannya
![]() |
| Proses evaluasi jenazah F ke RSUD dr Rubini Mempawah. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG – Warga Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, dihebohkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di dalam sebuah kamar rumah di Jalan Gusti Ibrahim Syafiudin atau Tanjung Berkat, Rabu malam, 8 Juli 2026.
Korban berinisial F (40), seorang karyawan swasta, warga Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar rumah milik rekannya.
Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Edi Marwan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Mempawah Hilir bersama tim identifikasi segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Rubini Mempawah guna dilakukan visum luar," ujar Iptu Edi Marwan.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial C, pada malam sebelum kejadian ia bersama korban sempat berada di luar hingga dini hari.
Setelah itu keduanya menuju rumah saksi berinisial J untuk mengembalikan sepeda motor. Karena melihat kondisi keduanya tampak mengantuk, pemilik rumah mempersilakan korban dan saksi menginap.
Korban kemudian beristirahat di dalam kamar, sementara kedua saksi tidur di ruang tengah. Keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WIB, korban masih terlihat tertidur sehingga tidak dibangunkan.
Namun hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, korban belum juga menunjukkan tanda-tanda bangun. Saksi kemudian berusaha membangunkan korban, tetapi tidak mendapat respons dan mendapati tubuh korban sudah dalam keadaan kaku. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Hasil pemeriksaan visum luar di RSUD dr. Rubini Mempawah tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Iptu Edi Marwan menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta keterangan para saksi, tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
"Visum luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan, karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan," jelasnya.
Kapolsek menambahkan, keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan meyakini korban meninggal akibat sakit. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Penulis : Apri

Posting Komentar