RSUD dr. Rubini Siapkan Layanan Kompetensi Madya, Jantung Intervensi Segera Hadir
![]() |
| Bupati Mempawah Erlina didampingi Plt Direktur RSUD dr Rubini Riska Susanti dan Kadiskes PPKB David V.P Sianipar meninjau fasilitas kesehatan di RSUD dr Rubini Mempawah. Foto Prokopim Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - RSUD dr. Rubini Mempawah terus mempersiapkan penguatan layanan kesehatan seiring program transformasi rujukan yang dijalankan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Rumah sakit tersebut dipersiapkan untuk mengembangkan layanan dengan kompetensi madya, termasuk sejumlah layanan prioritas bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dr. Riska Susanti saat mendampingi peninjauan fasilitas dan pelayanan RSUD dr. Rubini oleh Bupati Mempawah Erlina, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dr. Riska menjelaskan, program transformasi rujukan dari Kementerian Kesehatan mengamanahkan RSUD dr. Rubini untuk mengembangkan pelayanan sesuai kompetensi madya.
"Ada program transformasi rujukan dari Kementerian Kesehatan yang mengamanahkan RSUD dr. Rubini untuk layanannya berkompetensi madya. Makanya RSUD dr. Rubini akan mempersiapkan sarana dan prasarana, SDM, dan beberapa penunjang untuk kompetensi layanan tersebut," jelasnya.
Menurutnya, sejumlah layanan yang dipersiapkan dalam pengembangan transformasi rujukan tersebut mencakup layanan jantung, kanker, saraf, uronefro, kesehatan ibu dan anak (KIA), tuberkulosis (TB), serta kesehatan jiwa.
Penguatan layanan tersebut juga mendapat dukungan melalui bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI yang merupakan bagian dari Program SIHREN (Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network).
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat jejaring rujukan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Untuk mendukung pelayanan di RSUD dr. Rubini, sejumlah peralatan kesehatan yang telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Kesehatan meliputi Cathlab, CT Scan 64 slice, dan Mamografi.
Salah satu layanan yang tengah dipersiapkan secara khusus adalah layanan jantung intervensi melalui fasilitas Cathlab (Catheterization Laboratory).
Dr. Riska menyebut, sarana utama Cathlab saat ini telah dipersiapkan. Namun, rumah sakit masih melakukan sejumlah persiapan dan melengkapi fasilitas pendukung agar layanan tersebut dapat memenuhi standar pelayanan.
"Dalam waktu dekat, RSUD dr. Rubini Mempawah akan menghadirkan layanan jantung intervensi melalui fasilitas Cathlab. Saat ini, sarana utama Cathlab telah dipersiapkan dan rumah sakit sedang dalam tahap melengkapi beberapa unit serta fasilitas pendukung yang diperlukan untuk memenuhi standar pelayanan Cathlab," jelasnya.
Ia mengatakan, operasional layanan Cathlab nantinya tidak hanya bergantung pada ketersediaan peralatan, tetapi juga kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia serta berbagai persyaratan pendukung lainnya.
"Setelah seluruh sarana, prasarana, sumber daya manusia, dan persyaratan pendukung terpenuhi, layanan Cathlab diharapkan dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan jantung intervensi yang aman, bermutu, serta lebih mudah diakses oleh masyarakat," ujarnya.
Selain bantuan peralatan yang telah diterima atau dipersiapkan, RSUD dr. Rubini masih mengajukan sejumlah kebutuhan kepada Kementerian Kesehatan untuk mendukung peningkatan pelayanan sesuai kompetensi rumah sakit.
"Masih ada beberapa pengajuan kita ke Kementerian Kesehatan untuk peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit sesuai kompetensi layanan. Juga akan mendukung program transformasi rujukan," ungkap dr. Riska.
Ia menambahkan, penguatan fasilitas, SDM dan berbagai layanan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kemampuan RSUD dr. Rubini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pengembangan tersebut, RSUD dr. Rubini diarahkan untuk memiliki kemampuan pelayanan yang semakin lengkap sesuai kompetensi yang ditetapkan, sekaligus mendukung sistem rujukan kesehatan agar masyarakat memperoleh akses terhadap layanan medis yang dibutuhkan secara lebih dekat dan terintegrasi.
Penulis : Apri

Posting Komentar