Mantapkan Jalur Domisili, Disdikporapar Mempawah Geber Penataan Wilayah Domisili SPMB TA 2027/2028
![]() |
| Advokasi kepada para Kepala Sekolah PAUD/TK, SD, dan SMP melalui forum-forum strategis seperti HIMPAUDI/IGTKI, KKKS, hingga MKKS SMP di seluruh penjuru Kabupaten Mempawah. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah bergerak cepat alias gas pol buat mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028.
Sebagai langkah awal yang krusial, Disdikporapar langsung tancap gas melakukan advokasi kepada para Kepala Sekolah PAUD/TK, SD, dan SMP melalui forum-forum strategis seperti HIMPAUDI/IGTKI, KKKS, hingga MKKS SMP di seluruh penjuru Kabupaten Mempawah.
Langkah advokasi ini diwujudkan lewat serangkaian kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang digelar secara masif di tiap wilayah.
Kerenanya lagi, kegiatan ini tidak cuma internal sekolah saja, tapi juga melibatkan sinergi kuat dari unsur Pemerintah Kecamatan/Forkopimcam, Pemerintah Desa/Kelurahan, sampai Komite Sekolah di masing-masing kecamatan.
Menurut Plt. Kepala Disdikporapar Kabupaten Mempawah, Reno Prawira, melalui Plt. Kasi SD dan PKLK yang juga bertindak sebagai PIC SPMB Kabupaten, Ilhamdi, menegaskan koordinasi intensif ini sangat penting demi menyamakan persepsi dan menyepakati kembali wilayah domisili setiap satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD dan SMP.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menyepakati wilayah domisili satuan pendidikan, sehingga di dalam pelaksanaan SPMB tahun yang akan datang kita bisa meminimalisir permasalahan yang sering muncul di lapangan. Selain itu, penataan ini jelas bakal memudahkan masyarakat atau orang tua dan wali murid saat mendaftarkan anak-anak mereka bersekolah,” terang Ilhamdi.
Dirinya juga menambahkan kalau kehadiran dan peran aktif dari aparatur wilayah serta komite sekolah menjadi kunci utama keadilan SPMB jalur domisili ini. Batas wilayah yang klir di lapangan akan menghindarkan potensi konflik data administrasi.
“Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, serta komite dalam kegiatan ini diharapkan sekali bisa membantu memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya tentang batas-batas wilayah desa/kelurahan, RT/RW. Dan yang tak kalah penting, mereka juga bisa ikut memberikan edukasi langsung kepada warganya tentang bagaimana pelaksanaan SPMB jalur domisili ini berjalan,” jelas Ilhamdi.
Dalam pelaksanaannya nanti, SPMB di Kabupaten Mempawah tetap memegang teguh lima asas utama SPMB, yakni objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tidak diskriminatif. Lima asas inilah yang menjadi pondasi kuat pemerintah daerah demi menjamin perluasan akses pelayanan pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak usia sekolah di Bumi Galaherang.
Nah, agenda rakor penataan domisili ini dipastikan berjalan super terstruktur lewat roadshow maraton. Tim SPMB Kabupaten Mempawah dijadwalkan bakal turun langsung menyisir 9 kecamatan. “Agenda kegiatan ini sudah terjadwal rapi. Insya Allah, saya beserta Tim SPMB Kabupaten akan roadshow di 9 kecamatan,” tambah Ilhamdi optimis.
Biar tidak ketinggalan, berikut adalah rincian jadwal resmi roadshow Rakor Koordinasi SPMB di 9 Kecamatan Kabupaten Mempawah:
|No|Kecamatan| Hari & Tanggal |
| 1 | Jongkat | Senin, 28 September 2026 |
| 2 | Segedong | Selasa, 29 September 2026 |
| 3 | Sungai Pinyuh | Rabu, 30 September 2026 |
| 4 | Anjongan | Kamis, 1 Oktober 2026 |
| 5 | Toho | Senin, 5 Oktober 2026 |
| 6 | Sadaniang | Selasa, 6 Oktober 2026 |
| 7 | Sungai Kunyit | Rabu, 7 Oktober 2026 |
| 8 | Mempawah Hilir | Kamis, 8 Oktober 2026 |
| 9 | Mempawah Timur | Jumat, 9 Oktober 2026 |
Langkah kolaboratif lintas sektoral yang masif ini menjadi bukti nyata komitmen serius dan gerak cepat dari jajaran pemerintah daerah demi membenahi kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan.
“Ini merupakan implementasi nyata dari komitmen kita bersama dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sekaligus ikhtiar kita dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Mempawah,” ujar Ilhamdi.
Seperti diketahui dalam 2 tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Mempawah mendapatkan penghargaan terbaik pertama se-Kalimantan Barat dalam tata kelola pelaksanaan SPMB dari BPMP Provinsi Kalbar.
Penulis : Tim Liputan

Posting Komentar