Warga Mempawah Diminta Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan di Tengah Ancaman Karhutla

00:00
00:00
Kabid Damkar BPBD Mempawah Desvan Erdanustie (berdiri) saat di Posko Terpadu Penanganan Karhutla. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG – Masyarakat Kabupaten Mempawah kembali diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan. 

Kondisi cuaca dan munculnya kabut asap membuat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu diwaspadai bersama.

Kabid Damkar BPBD Kabupaten Mempawah, Desvan Erdanustie, mengatakan kebiasaan membakar lahan atau sampah tanpa pengawasan dapat menjadi awal terjadinya kebakaran yang lebih besar.

Menurutnya, api yang semula diperkirakan mudah dikendalikan bisa dengan cepat merambat ketika kondisi lahan kering dan angin cukup kencang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran. Jangan membakar lahan maupun sampah sembarangan, karena api kecil bisa cepat membesar dan meluas,” kata Desvan, Jumat, 28 Agustus 2026.

Ia juga mengingatkan warga tidak mengabaikan dampak asap apabila terjadi kebakaran. Paparan asap dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi.

Jika kabut asap mulai pekat, warga disarankan mengurangi kegiatan di luar rumah. Penggunaan masker juga diperlukan ketika harus beraktivitas di luar, sementara pintu dan jendela sebaiknya ditutup untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada anak-anak dan lanjut usia. Desvan meminta keluarga memastikan kelompok tersebut tidak terlalu lama berada di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.

“Kelompok rentan harus menjadi perhatian utama. Keluarga dan lingkungan sekitar harus saling mengingatkan dan menjaga,” ujarnya.

Selain berdampak terhadap kesehatan, kabut asap juga dapat membahayakan pengguna jalan karena jarak pandang berkurang. Pengendara diminta lebih berhati-hati, menurunkan kecepatan, serta menghindari perjalanan apabila kondisi di jalan sudah tidak aman.

Desvan turut meminta masyarakat segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan.

“Jangan menunggu api membesar. Kalau melihat ada kebakaran lahan, segera laporkan kepada pihak terkait supaya bisa cepat ditangani,” tegasnya.

Upaya menekan risiko karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dengan tidak membuka lahan menggunakan api, tidak membakar sampah sembarangan, dan cepat melaporkan setiap kejadian kebakaran, masyarakat dapat membantu mencegah meluasnya titik api sekaligus mengurangi ancaman kabut asap di Mempawah.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Warga Mempawah Diminta Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan di Tengah Ancaman Karhutla
  • Warga Mempawah Diminta Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan di Tengah Ancaman Karhutla
  • Warga Mempawah Diminta Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan di Tengah Ancaman Karhutla
  • Warga Mempawah Diminta Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan di Tengah Ancaman Karhutla
  • Warga Mempawah Diminta Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan di Tengah Ancaman Karhutla
  • Warga Mempawah Diminta Tak Bakar Lahan dan Sampah Sembarangan di Tengah Ancaman Karhutla

Posting Komentar