Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa, Doa Dipanjatkan Agar Hujan Segera Turun

00:00
00:00
Kapolres Mempawah bersama PJU dan personel Polres Mempawah melaksanakan salat istisqa di Halaman Mapolres Mempawah. Foto Humas Polres Mempawah

JURNAL GALAHERANG – Ratusan personel Polres Mempawah bersama tokoh agama berkumpul di halaman Mapolres Mempawah, Minggu pagi, 30 Agustus 2026. Bukan untuk apel atau kegiatan kedinasan, mereka datang untuk melaksanakan Shalat Istisqa, memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan.

Shalat berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB dan diikuti sekitar 200 personel Polres Mempawah. Kegiatan ini digelar ketika wilayah Mempawah masih menghadapi kondisi cuaca kering yang turut meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mempawah, Ustadz Muhammad Solihin, memimpin pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto turut hadir bersama Wakapolres Kompol Reynaldi Guzel, para pejabat utama (PJU), personel kepolisian serta sejumlah tokoh agama.

Setelah pelaksanaan shalat, doa bersama dipanjatkan agar hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan di Kabupaten Mempawah.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan, pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi cuaca yang masih kering.

Menurutnya, doa harus berjalan beriringan dengan upaya nyata, terutama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat serta memperburuk kualitas udara.

“Melalui Shalat Istisqa ini, kami mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk bersama-sama berikhtiar dan berdoa memohon pertolongan Allah SWT,” ujar Ade Chandra.

Ia berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan dapat kembali membaik dan masyarakat terhindar dari dampak yang lebih luas akibat kekeringan dan karhutla.

“Mudah-mudahan dari Shalat Istisqa ini Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah dan bermanfaat dari langit-Nya yang mulia,” katanya.

Selain berdoa, Ade Chandra mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan. Kondisi lahan yang kering membuat potensi kebakaran masih perlu diantisipasi.

Ia mengajak masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api serta segera melaporkan apabila menemukan titik kebakaran.

Bagi Kapolres, situasi yang terjadi juga menjadi pengingat agar manusia tidak hanya mengandalkan kemampuan sendiri ketika menghadapi kondisi alam.

“Dari musibah ini kita juga belajar bahwa kita tidak memiliki kekuasaan apa pun di hadapan Allah. Mari kita semakin merendahkan hati dan berserah diri kepada Allah SWT. Semoga Allah meridhoi ikhtiar kita bersama,” tuturnya.

Pelaksanaan Shalat Istisqa di Mapolres Mempawah menjadi salah satu bentuk kebersamaan dalam menghadapi kondisi karhutla. Kepolisian, tokoh agama dan masyarakat dipertemukan dalam satu ikhtiar, yakni memohon turunnya hujan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Setelah doa dipanjatkan, upaya pencegahan karhutla tetap menjadi tanggung jawab bersama sembari menunggu hujan yang diharapkan segera membasahi wilayah Mempawah.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa, Doa Dipanjatkan Agar Hujan Segera Turun
  • Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa, Doa Dipanjatkan Agar Hujan Segera Turun
  • Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa, Doa Dipanjatkan Agar Hujan Segera Turun
  • Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa, Doa Dipanjatkan Agar Hujan Segera Turun
  • Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa, Doa Dipanjatkan Agar Hujan Segera Turun
  • Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa, Doa Dipanjatkan Agar Hujan Segera Turun

Posting Komentar