Lewat Pamflet, Mahasiswa S2-STIK Polri Ajak Warga Mempawah Cegah Karhutla

00:00
00:00

 

Pembagian pamflet imbauan pencegahan karhutla oleh mahasiswa S2-STIK Polri di Desa Malikian. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Sejumlah warga yang beraktivitas di Jalan Ahmad Yani, Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, menerima pamflet berisi imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Minggu, 30 Agustus 2026

Pembagian pamflet tersebut dilakukan mahasiswa S2-STIK Lemdiklat Polri yang tergabung dalam kegiatan edukasi Karhutla di wilayah hukum Polres Mempawah. 

Selain membagikan pamflet, para perwira muda itu juga menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat, terutama petani serta pekerja atau buruh yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Sebanyak 20 masyarakat menjadi sasaran kegiatan. Pesan yang disampaikan berkaitan dengan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, larangan melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta pentingnya segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Enam mahasiswa S2-STIK Lemdiklat Polri yang terlibat yakni AKP Noval Adimas Ardianto, Iptu Ade Oki Kurniawan, Iptu Ariq Septiadi, Jogi Michael Parlambasan, Iptu M. Farhan Firman, Iptu dan M. Zaki Farhan,

Kasat Binmas Polres Mempawah AKP Amad Dasroni yang ikut mendampingi mengatakan, pembagian pamflet menjadi salah satu cara menyampaikan pesan pencegahan Karhutla secara langsung kepada masyarakat.

“Pesan yang disampaikan sederhana, yaitu mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api. Kesadaran masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah Karhutla,” ujar AKP Amad.

Menurutnya, penyampaian imbauan secara langsung di tengah aktivitas masyarakat diharapkan membuat pesan pencegahan lebih mudah diterima dan dipahami.

Selain pembagian pamflet di Jalan Ahmad Yani, mahasiswa S2-STIK Lemdiklat Polri pada hari yang sama juga melaksanakan sosialisasi di Kantor Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir. 

Kegiatan tersebut diikuti 35 perangkat desa dan masyarakat dengan materi mengenai situasi dan penanganan Karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan.

Edukasi diberikan sebagai bentuk komunikasi langsung kepada masyarakat agar kewaspadaan terhadap potensi Karhutla tetap terjaga, khususnya di tengah kondisi yang rawan kebakaran.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Lewat Pamflet, Mahasiswa S2-STIK Polri Ajak Warga Mempawah Cegah Karhutla
  • Lewat Pamflet, Mahasiswa S2-STIK Polri Ajak Warga Mempawah Cegah Karhutla
  • Lewat Pamflet, Mahasiswa S2-STIK Polri Ajak Warga Mempawah Cegah Karhutla
  • Lewat Pamflet, Mahasiswa S2-STIK Polri Ajak Warga Mempawah Cegah Karhutla
  • Lewat Pamflet, Mahasiswa S2-STIK Polri Ajak Warga Mempawah Cegah Karhutla
  • Lewat Pamflet, Mahasiswa S2-STIK Polri Ajak Warga Mempawah Cegah Karhutla

Posting Komentar