Kebakaran Lahan di Sungai Kunyit Hulu, Kapolres dan Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api
JURNAL GALAHERANG – Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Mempawah. Kali ini, api membakar lahan gambut di RT 004/RW 001, Dusun Semayar, Desa Sungai Kunyit Hulu, Kecamatan Sungai Kunyit, Minggu, 30 Agustus 2026.
Pemadaman dilakukan Satgas Gabungan Tanggap Darurat Penanganan Bencana Asap Kabupaten Mempawah. Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto juga turun langsung ke lokasi bersama personel gabungan.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare. Kondisi lahan yang merupakan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih lanjut karena api berpotensi muncul kembali dari bagian bawah permukaan.
Kapolsek Sungai Kunyit Iptu Lodrick Taliak Hungan mengatakan, petugas bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman agar api tidak meluas.
“Api sudah kita padamkan, tetapi karena lahannya gambut, kita tetap lakukan pengecekan dan penyiraman di beberapa bagian. Kita khawatir masih ada bara di dalam tanah,” kata Lodrick.
Menurutnya, salah satu kendala di lapangan adalah ketersediaan sumber air. Sejumlah parit di sekitar lokasi mulai mengering sehingga pasokan air untuk pemadaman menjadi terbatas.
“Memang kendalanya air. Ada beberapa parit yang sudah mulai kering, jadi pemadaman belum bisa maksimal. Personel tetap kita arahkan untuk mencari sumber air yang masih bisa digunakan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari Kapolres Mempawah, Kasat Intelkam Polres Mempawah, Kapolsek Sungai Kunyit, personel Polsek Sungai Kunyit, BKO Brimob, BPBD serta anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sungai Kunyit Hulu.
Hingga pukul 15.30 WIB, sekitar dua hektare lahan yang terbakar telah dilakukan pemadaman. Tim masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih kondisi cuaca saat ini cukup kering sehingga api mudah menjalar.
“Kami minta masyarakat jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Kondisi sekarang sangat mudah terbakar dan kalau api sudah membesar akan sulit dikendalikan,” pungkasnya.
Penulis : Apri

Posting Komentar