Cegah Karhutla, Tim Penyuluh Mabes TNI Libatkan Kepala Sekolah di Mempawah
![]() |
| Tim Penyuluh Cegah Karhutla Mabes TNI memberikan penyuluhan terkait pencegahan karhutla kepada kepala SMP di Kabupaten Mempawah. Foto Pendim 1201/Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah tidak hanya dilakukan di lapangan.
Tim Penyuluh Cegah Karhutla Mabes TNI turut menggandeng para kepala sekolah untuk ikut menyebarluaskan edukasi kepada pelajar hingga orang tua.
Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi pencegahan karhutla yang digelar di SMP Negeri 1 Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan diikuti para kepala SMP se-Kabupaten Mempawah.
Kepala Tim Penyuluh (Katimluh) Wilayah Mempawah Mabes TNI, Brigjen TNI Washington Simanjuntak, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia didampingi Wakil Kepala Tim Penyuluh (Wakatimluh) Brigjen TNI Felix Tobing.
Dalam kegiatan itu, Tim Penyuluh Mabes TNI juga melibatkan unsur Kejaksaan dan Kepolisian sebagai bagian dari sinergi lintas sektor dalam memperkuat pencegahan karhutla di Mempawah.
Para kepala sekolah diberikan pemahaman mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan serta dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan dan kehidupan masyarakat.
Tim juga mendorong para kepala sekolah agar tidak berhenti pada lingkungan sekolah. Pesan pencegahan karhutla diharapkan diteruskan melalui wali kelas kepada siswa dan selanjutnya kepada orang tua serta masyarakat.
Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya menghentikan kebiasaan membakar sampah maupun lahan secara sembarangan. Penyebaran informasi melalui jaringan media sosial sekolah juga diharapkan dapat membuat imbauan tersebut menjangkau lebih banyak masyarakat.
Brigjen TNI Washington S mengatakan, kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam mencegah karhutla. Menurutnya, penanganan tidak boleh hanya dilakukan setelah api muncul, tetapi harus dimulai dengan membangun kepedulian sejak dini.
“Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab kita semua. Melalui para kepala sekolah, wali kelas, anak didik dan orang tua murid, pesan ini bisa terus disampaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan kepada generasi muda. Dari sekolah, edukasi tersebut diharapkan dapat diteruskan hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Sosialisasi di SMP Negeri 1 Sungai Kunyit ini merupakan bagian dari tugas Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI di Kabupaten Mempawah. Tim tersebut dijadwalkan menjalankan kegiatan penyuluhan selama satu bulan.
Selama masa penugasan, penyuluhan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar sejumlah wilayah, termasuk hingga ke tingkat desa.
Melalui pendekatan tersebut, Tim Penyuluh Mabes TNI bersama unsur terkait berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin kuat, sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah dapat ditekan.
Penulis : Pendim 1201/Mempawah
Editor : Apri

Posting Komentar