Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Budaya, MABM Mempawah Siap Gelar Rakerda Ke-6

00:00
00:00
Pengurus DPD MABM Kabupaten Mempawah usai dilantik tahun lalu. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Mempawah akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ke-6 Tahun 2026 di Aula Rumah Budaya Melayu Mempawah, Jalan Raden Kusno, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, pada Jumat siang, 24 Juli 2026.

Rakerda tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan dalam mendukung pembangunan daerah dan pelestarian adat budaya Melayu.

Sekretaris DPD MABM Kabupaten Mempawah, Muhardi, mengatakan Rakerda Ke-6 merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat eksistensi MABM di tengah masyarakat. 

Selain mengevaluasi program kerja yang telah dijalankan, forum tersebut juga akan menyusun program kerja organisasi untuk periode berikutnya.

Menurut Muhardi, penyusunan program kerja menjadi salah satu agenda utama agar seluruh kegiatan MABM memiliki arah yang jelas, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian adat istiadat serta budaya Melayu di Kabupaten Mempawah.

"Rakerda ini menjadi momentum bagi seluruh pengurus untuk menyatukan pemikiran dan merumuskan langkah-langkah strategis organisasi. Melalui forum ini, kami ingin memastikan MABM tetap mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya Melayu sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Mempawah," ujarnya.

Ia menjelaskan, Rakerda juga akan menghasilkan pokok-pokok pikiran dan rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada jajaran pengurus maupun Pemerintah Kabupaten Mempawah. 

Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pelestarian budaya serta pembangunan daerah yang tetap berlandaskan nilai-nilai adat Melayu.

Selain itu, peserta Rakerda akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja sepanjang tahun 2025 hingga Juli 2026. 

Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk melihat capaian organisasi, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, sekaligus menyusun langkah perbaikan agar program-program MABM ke depan dapat berjalan lebih optimal.

Muhardi menambahkan, Rakerda Ke-6 juga menjadi ajang mematangkan persiapan kontingen DPD MABM Kabupaten Mempawah dalam menghadapi Festival Melayu Kalimantan Barat Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kota Pontianak. 

Di samping itu, forum tersebut diharapkan semakin mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas antar pengurus, Dewan Penasehat, Dewan Pemangku Adat, serta seluruh bidang kepengurusan.

"Hasil Rakerda nantinya akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran MABM Kabupaten Mempawah dalam menjalankan program kerja organisasi sehingga keberadaan MABM semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkas Muhardi.

Rakerda Ke-6 DPD MABM Kabupaten Mempawah dijadwalkan diikuti oleh jajaran Dewan Penasehat, Dewan Pemangku Adat, Pengurus Harian, serta seluruh perwakilan bidang kepengurusan. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan dari forum tersebut selanjutnya akan ditetapkan sebagai arah kebijakan organisasi untuk periode berjalan.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Budaya, MABM Mempawah Siap Gelar Rakerda Ke-6
  • Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Budaya, MABM Mempawah Siap Gelar Rakerda Ke-6
  • Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Budaya, MABM Mempawah Siap Gelar Rakerda Ke-6
  • Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Budaya, MABM Mempawah Siap Gelar Rakerda Ke-6
  • Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Budaya, MABM Mempawah Siap Gelar Rakerda Ke-6
  • Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pelestarian Budaya, MABM Mempawah Siap Gelar Rakerda Ke-6

Posting Komentar