Meriah! Wabup Juli Suryadi Buka Porsenijar PGRI Mempawah 2026

00:00
00:00
Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi saat membuka Porsenijar PGRI Mempawah. Foto Diskominfo Mempawah

JURNAL GALAHERANG – Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi secara resmi membuka Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Kabupaten Mempawah Tahun 2026 di halaman Gedung PGRI Mempawah, Rabu, 22 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Barat Firdaus, jajaran Disdikporapar Mempawah, Dewan Pendidikan, pengurus PGRI Kabupaten Mempawah, serta ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Porsenijar 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PGRI Kabupaten Mempawah yang diawali dengan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) PGRI Kabupaten Mempawah, di Gedung PGRI Mempawah pada Selasa, 21 Juli 2026.

Konkerkab menjadi forum evaluasi program kerja sekaligus penyusunan langkah strategis organisasi dalam memperkuat peran guru dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mempawah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kabupaten Mempawah beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

Menurutnya, Porsenijar menjadi bukti nyata bahwa PGRI tidak hanya berperan sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PGRI Kabupaten Mempawah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PGRI terus berkontribusi dalam membangun pendidikan yang berkualitas," ujarnya.

Juli Suryadi menegaskan, Porsenijar bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, mengembangkan kreativitas, serta berbagi praktik-praktik baik dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, melalui olahraga para guru belajar tentang disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Sementara melalui seni tumbuh kreativitas dan kecintaan terhadap budaya, sedangkan melalui kegiatan pembelajaran para pendidik dapat terus meningkatkan kompetensi dan inovasi demi memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.

Ia juga mengingatkan bahwa guru merupakan teladan bagi siswa sehingga seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi nilai kejujuran, persahabatan, saling menghormati, dan semangat kebersamaan selama mengikuti perlombaan.

"Pemerintah Kabupaten Mempawah akan terus mendukung berbagai program peningkatan kualitas guru. Kami meyakini investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi di bidang pendidikan, dan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas gurunya," tegasnya.

Wakil Bupati turut mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, memperkuat karakter peserta didik, serta menjadi agen perubahan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Mempawah, Marno, mengatakan Porsenijar 2026 merupakan yang paling meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya dengan jumlah peserta mencapai sekitar 594 orang yang berasal dari sembilan cabang PGRI di Kabupaten Mempawah.

"Peserta berasal dari guru TK, SD, SMP, MTs, SMA hingga MA. Ini menunjukkan PGRI Mempawah mampu merangkul seluruh unsur pendidikan, baik di bawah Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama," katanya.

Marno menjelaskan, Porsenijar tahun ini mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni bola voli, bulu tangkis, tenis meja, sepak takraw, futsal, senam, gala hadang, serta satu cabang olahraga lainnya. Selain itu juga digelar lima cabang seni dan pembelajaran, meliputi solo vokal, tari, paduan suara, melukis, dan inovasi pembelajaran.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari iuran anggota PGRI se-Kabupaten Mempawah dengan dukungan sponsorship dari Bank Kalbar.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Firdaus, mengajak seluruh guru menikmati momentum kebersamaan melalui Porsenijar tanpa melupakan tugas utama sebagai pendidik.

Ia menegaskan PGRI di semua tingkatan akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru, baik ASN, PPPK maupun guru honorer, sekaligus mengingatkan bahwa organisasi yang akan memasuki usia ke-81 tahun pada 25 November 2026 itu memiliki sejarah panjang dalam mengawal dunia pendidikan Indonesia sejak masa perjuangan kemerdekaan.

"Kita boleh berbahagia hari ini, tetapi semangat mengabdi sebagai guru tidak boleh berkurang. Negara yang maju adalah negara yang menempatkan guru pada posisi terhormat, karena dari tangan guru lahir generasi penerus bangsa," ujarnya.

Pembukaan Porsenijar berlangsung semarak dengan defile kontingen dari sembilan cabang PGRI se-Kabupaten Mempawah. 

Kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 25 Juli 2026 sebagai ajang mempererat solidaritas, meningkatkan sportivitas, serta mendorong lahirnya inovasi di kalangan insan pendidikan di Kabupaten Mempawah.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Meriah! Wabup Juli Suryadi Buka Porsenijar PGRI Mempawah 2026
  • Meriah! Wabup Juli Suryadi Buka Porsenijar PGRI Mempawah 2026
  • Meriah! Wabup Juli Suryadi Buka Porsenijar PGRI Mempawah 2026
  • Meriah! Wabup Juli Suryadi Buka Porsenijar PGRI Mempawah 2026
  • Meriah! Wabup Juli Suryadi Buka Porsenijar PGRI Mempawah 2026
  • Meriah! Wabup Juli Suryadi Buka Porsenijar PGRI Mempawah 2026

Posting Komentar