Pemkab Mempawah Dukung Penuh TMMD Reguler ke-128 di Desa Sepang Toho
JURNAL GALAHERANG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, wilayah Kodim 1201/Mempawah.
Pembukaan dilakukan Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, dihadiri Kasilog Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Wijayanto Kusumo Harjono, Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, unsur Forkopimda, pimpinan OPD Pemkab Mempawah, Forkopimcam Toho, para kepala desa, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.
Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan TMMD sebagai upaya percepatan pembangunan di desa.
“Alhamdulillah TMMD Reguler ke-128 ini dapat kita laksanakan dengan baik. Kami berharap seluruh program yang telah direncanakan bersama dapat tercapai sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Kita sangat mendukung kegiatan TMMD ini. Kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin diharapkan terus berlanjut, sehingga upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan dan fasilitasi kepada masyarakat dapat terwujud lebih cepat,” tambahnya.
Menurutnya, Pemkab Mempawah juga telah menyiapkan dukungan, baik dari sisi program maupun anggaran, yang telah dirancang bersama Kodim 1201/Mempawah untuk pelaksanaan TMMD di Desa Sepang tahun ini.
Sementara itu, Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam membangun desa.
“TMMD ini adalah bentuk kebersamaan kita semua, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, seluruh perencanaan program dilakukan secara bersama-sama, termasuk dukungan anggaran, personel, hingga sasaran kegiatan.
“Yang merencanakan ini adalah kita semua. Ada dukungan dana dari pemerintah daerah, personel dari TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat. Kita benar-benar bersatu untuk membangun desa,” jelasnya.
Dandim juga mengungkapkan alasan pemilihan Desa Sepang sebagai lokasi TMMD ke-128, yakni karena desa tersebut dinilai masih membutuhkan percepatan pembangunan dibandingkan wilayah lain.
“Program ini kita arahkan ke desa yang membutuhkan perhatian lebih, agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Adapun sasaran program TMMD meliputi pembangunan infrastruktur dan kegiatan nonfisik. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton untuk mendukung akses ekonomi warga, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan sarana air bersih, penyuluhan, serta bantuan sosial bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, TMMD melibatkan sekitar 118 personel, ditambah unsur TNI-Polri dan masyarakat, sehingga total mencapai hampir 200 orang yang turut bergotong royong menyukseskan program tersebut.
“Ini bukan hanya soal program pembangunan, tetapi juga tentang kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Desa Sepang,” ujar Dandim.
Melalui TMMD Reguler ke-128 ini, Dandim berharap, pembangunan di Desa Sepang dapat berjalan lebih cepat dan merata, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Penulis : Apri

Posting Komentar