Operasi Pasar Murah Imlek 2577, Warga Semudun Antusias Serbu 150 Paket Sembako Bersubsidi
![]() |
| Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi menyerahkan paket bapok murah kepada warga yang akan merayakan Imlek, di Klenteng Sam Bong Ja, Desa Semudun. Foto Diskominfo Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di halaman Klenteng Sam Bong Ja, Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, Rabu, 11 Februari 2026.
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh 2026, Pemerintah Kabupaten Mempawah bekerjasama dengan TP PKK Mempawah menggelar operasi pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Sejak pagi, warga tampak mengantre tertib sambil menggenggam kupon pembelian paket sembako. Senyum sumringah terlihat di wajah para ibu rumah tangga yang berharap bisa sedikit berhemat untuk kebutuhan dapur jelang hari raya.
Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Hari ini Pemerintah Kabupaten Mempawah melaksanakan kegiatan pasar murah dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Imlek 2577 Kongzili, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Mempawah menyediakan 150 paket sembako yang masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Paket yang harga pasarnya mencapai Rp122.000 itu dijual hanya Rp95.000 setelah mendapat subsidi pemerintah daerah sebesar Rp27.000 per paket.
“Ini dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” tegas Wabup.
Ia juga menekankan pasar murah merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah serta menjaga ketersediaan bahan pokok. Pemerintah, kata dia, berkomitmen melindungi daya beli masyarakat, terlebih menjelang hari-hari besar keagamaan.
“Kami berharap kita tetap menjaga kerukunan dan kondusifitas daerah selama Imlek, puasa, dan Idul Fitri. Selamat menyambut Hari Raya Imlek, semoga membawa keberkahan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi kita semua,” ucapnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Mempawah, Johana, menjelaskan bahwa informasi kegiatan telah disampaikan melalui kecamatan, pemerintah desa, dan pengurus klenteng. Kupon pembelian dibagikan kepada warga yang berhak menerima.
“Tujuan operasi pasar murah ini untuk pengendalian inflasi daerah supaya harga terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Paket yang disediakan 150 untuk masyarakat di Klenteng Sam Bong Ja ini,” jelas Johana.
Ia menambahkan, dengan selisih harga tersebut, warga masih memiliki sisa uang untuk membeli kebutuhan lain seperti cabai, sayur, ikan, maupun ayam untuk persiapan hidangan Imlek.
“Jadi uang yang ada bisa beli cabai, sayur, ikan, atau yang lainnya. Inilah pemerintah daerah membantu masyarakat kita, khususnya warga Tionghoa yang sebentar lagi merayakan Imlek,” tuturnya.
Salah seorang warga, Lina, yang datang mendampingi ibunya mengaku bersyukur atas adanya pasar murah tersebut. Apalagi, harga kebutuhan pokok belakangan ada yang mengalami kenaikan.
“Lumayan sekali, bisa hemat hampir tiga puluh ribu. Uangnya bisa tambah beli sayur dan buah buat sembahyang nanti,” katanya sambil tersenyum.
Kegiatan serupa akan kembali digelar pada Kamis, 12 Februari 2026, di dua klenteng lainnya, yakni di Kecamatan Mempawah Hilir (Desa Kuala Secapah) dan Mempawah Timur (Kelurahan Pasir Wan Salim), guna menjangkau lebih banyak warga yang merayakan Imlek.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Mempawah Rosnilawati Juli, Forkorpimcam Sungai Kunyit, Kepala Desa Semudun, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Mempawah, serta tokoh masyarakat setempat.
Penulis : Apri

Posting Komentar