Bupati Erlina Sebut Kemasan hingga Pemasaran Digital Jadi Kunci Produk Desa di Mempawah Naik Kelas

00:00
00:00
Bupati Mempawah Erlina saat membuka kegiatan Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pemerintah Desa untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Desa, di Wisma Chandramidi Mempawah. Foto Diskominfo Mempawah

Mempawah, Jurnal Galaherang – Potensi ekonomi desa di Kabupaten Mempawah dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, potensi tersebut perlu ditopang peningkatan kualitas produk, kemasan yang menarik, serta strategi pemasaran yang tepat.

Hal itu disampaikan Bupati Mempawah sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, saat menghadiri kegiatan Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pemerintah Desa untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Desa, di Wisma Chandramidi, Mempawah, Selasa, 3 Oktober 2026.

Mengangkat tema “Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Produk Unggulan Desa dan Perluasan Pasar”, kegiatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalbar bersama TP PKK Provinsi Kalbar tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas pelaku usaha desa agar produk lokal semakin kompetitif.

Erlina menyebutkan, Mempawah memiliki beragam potensi usaha yang tersebar di desa-desa. Mulai dari budidaya jahe dan ikan nila, penggilingan padi, peternakan ayam dan bebek, hingga aneka produk olahan pangan seperti amplang, kerupuk ikan, rempeyek, dan nugget ikan nila.

Menurutnya, kekayaan potensi tersebut perlu dikelola secara lebih produktif sehingga tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa.

“Potensi ini sangat besar, dan tugas kita bersama adalah memastikan potensi tersebut tumbuh menjadi kegiatan ekonomi yang nyata bagi keluarga dan desa,” ujarnya.

Ia turut menyoroti peran kader PKK, khususnya kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, para pengurus UP2K diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai standar kualitas produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan pasar.

Selain peningkatan kapasitas pelaku usaha, Erlina menilai kolaborasi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu kunci penting dalam memperluas pemasaran produk lokal.

Ia mendorong agar BUMDesa mengambil peran sebagai agregator sekaligus distributor produk unggulan desa, sehingga keberadaannya dapat menjadi mitra strategis bagi UMKM, bukan justru menjadi pesaing.

Dengan pola kerja sama tersebut, pelaku UMKM dapat lebih berkonsentrasi pada proses produksi dan peningkatan mutu, sementara BUMDesa berperan membantu pemasaran serta distribusi produk ke jangkauan konsumen yang lebih luas.

Erlina juga mengingatkan bahwa kualitas produk perlu berjalan seiring dengan penguatan identitas dan strategi promosi. Kemasan yang menarik, merek yang mudah diingat, serta pemanfaatan media digital menjadi faktor penting agar produk desa mampu bersaing di tengah semakin terbukanya pasar.

“Produk yang baik juga perlu didukung kemasan yang menarik, merek yang mudah diingat, serta pemasaran yang memanfaatkan media digital,” pungkasnya.

Melalui penguatan kapasitas dan kerja sama antarpelaku ekonomi desa, produk unggulan Mempawah diharapkan semakin dikenal, memiliki daya saing, serta mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan Pendapatan Asli Desa (PADes). 

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bupati Erlina Sebut Kemasan hingga Pemasaran Digital Jadi Kunci Produk Desa di Mempawah Naik Kelas
  • Bupati Erlina Sebut Kemasan hingga Pemasaran Digital Jadi Kunci Produk Desa di Mempawah Naik Kelas
  • Bupati Erlina Sebut Kemasan hingga Pemasaran Digital Jadi Kunci Produk Desa di Mempawah Naik Kelas
  • Bupati Erlina Sebut Kemasan hingga Pemasaran Digital Jadi Kunci Produk Desa di Mempawah Naik Kelas
  • Bupati Erlina Sebut Kemasan hingga Pemasaran Digital Jadi Kunci Produk Desa di Mempawah Naik Kelas
  • Bupati Erlina Sebut Kemasan hingga Pemasaran Digital Jadi Kunci Produk Desa di Mempawah Naik Kelas

Posting Komentar