Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SDN 17 Jongkat Bijak Bermain HP dan Cegah Perundungan

00:00
00:00
Kapolsek Jongkat Ipda Dwi Febrie Andika bersama siswa-siswi SDN 17 Jongkat, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Foto Istimewa

Mempawah, Jurnal Galaherang – Upaya melindungi anak sejak dini dari pengaruh negatif lingkungan dan perkembangan teknologi dilakukan Polsek Jongkat.

Salahsatunya melalui penyuluhan tentang antiadiksi, perundungan (bullying) dan bahaya narkoba kepada siswa SDN 17 Jongkat, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Senin, 12 Oktober 2026.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Jongkat Ipda Dwi Febrie Andika yang didampingi Bhabinkamtibmas Desa Wajok Hulu Aipda Iskandar Muda. Penyuluhan diikuti Kepala SDN 17 Jongkat Saoudah, para guru, serta 40 siswa.

Dalam penyuluhan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan telepon seluler secara bijak agar tidak mengalami kecanduan. Mereka juga diajak membangun kebiasaan hidup sehat, saling menghormati, serta menjaga dan menyayangi teman di lingkungan sekolah.

Kapolsek Jongkat Ipda Dwi Febrie Andika mengatakan, edukasi sejak usia sekolah dasar penting untuk membentuk karakter anak sekaligus membekali mereka agar mampu mengenali dan menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Anak-anak perlu memahami bahwa menggunakan HP harus ada batasnya. Gunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat, jangan sampai mengganggu waktu belajar, istirahat, dan interaksi dengan keluarga maupun teman,” pesannya.

Ia juga mengingatkan siswa agar tidak melakukan perundungan, baik melalui perkataan, tindakan maupun media digital. Menurutnya, setiap anak berhak merasa aman dan nyaman saat belajar, sehingga sikap saling menghargai harus dibiasakan sejak dini.

“Jangan mengejek, menyakiti, atau mengucilkan teman. Jika melihat atau mengalami perundungan, jangan takut untuk bercerita kepada guru maupun orang tua. Begitu juga dengan bahaya narkoba, anak-anak harus mengenal risikonya dan berani menolak apabila ada yang mengajak mencoba,” tegasnya.

Selain membahas kecanduan gawai, perundungan dan narkoba, Kapolsek Jongkat turut menitipkan pesan keselamatan berlalu lintas kepada para siswa. Mereka diminta mengingatkan orang tua agar selalu menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor.

Menurut Dwi Febrie, pendidikan keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil diharapkan dapat membentuk perilaku disiplin dan bertanggung jawab hingga dewasa.

Melalui kegiatan ini, Polsek Jongkat berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga diri, menghormati sesama, menggunakan teknologi secara sehat, serta menjauhi narkoba.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran generasi muda sekaligus memperkuat hubungan antara Polri, sekolah, keluarga dan masyarakat.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SDN 17 Jongkat Bijak Bermain HP dan Cegah Perundungan
  • Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SDN 17 Jongkat Bijak Bermain HP dan Cegah Perundungan
  • Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SDN 17 Jongkat Bijak Bermain HP dan Cegah Perundungan
  • Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SDN 17 Jongkat Bijak Bermain HP dan Cegah Perundungan
  • Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SDN 17 Jongkat Bijak Bermain HP dan Cegah Perundungan
  • Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SDN 17 Jongkat Bijak Bermain HP dan Cegah Perundungan

Posting Komentar