Pemkab Mempawah Siapkan Penguatan Layanan RSUD dr. Rubini, Didukung Alat Kesehatan dari Kemenkes
![]() |
| Bupati Mempawah Erlina berbincang dan mendengarkan masukan terkait pelayanan RSUD dr Rubini Mempawah dari pasien. Foto Prokopim Mempawah |
Mempawah, Jurnal Galaherang - Pemerintah Kabupaten Mempawah terus mempersiapkan penguatan pelayanan RSUD dr. Rubini agar mampu menangani kebutuhan kesehatan masyarakat dengan lebih lengkap.
Upaya ini mencakup pengembangan layanan rujukan, pemenuhan fasilitas medis, serta peningkatan kesiapan tenaga kesehatan.
Bupati Mempawah Erlina, mengatakan masukan dan keluhan masyarakat, termasuk terkait pelayanan rumah sakit, menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk menentukan langkah perbaikan.
Menurutnya, aspirasi warga perlu ditanggapi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
“Kami memahami bahwa ketika warga menyampaikan keluhan, ada perhatian dan rasa memiliki agar keadaan menjadi lebih baik. Itu yang harus kita dengarkan dan jadikan bahan untuk berbenah,” ujar Erlina, Senin, 12 Oktober 2026.
Salah satu upaya yang tengah disiapkan adalah memperkuat fungsi RSUD dr. Rubini sebagai rumah sakit rujukan bagi masyarakat Mempawah dan daerah sekitarnya.
Dalam pengembangan tersebut, RSUD dr. Rubini memperoleh dukungan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Program SIHREN (Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network). Dukungan itu berupa peralatan kesehatan, yakni Cathlab, CT Scan 64 Slice, dan mamografi.
Erlina menyebut bantuan tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih memadai.
“Alhamdulillah, kita mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Ini kesempatan yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Mempawah dan sekitarnya,” katanya.
Melalui Program Transformasi Rujukan Kementerian Kesehatan, RSUD dr. Rubini juga dipersiapkan untuk mengembangkan layanan dengan kompetensi madya.
Pengembangan tersebut mencakup tujuh bidang, yaitu jantung, kanker, saraf, uronefro, kesehatan ibu dan anak (KIA), tuberkulosis (TB), serta kesehatan jiwa.
Untuk merealisasikan pengembangan layanan itu, rumah sakit perlu memenuhi kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta fasilitas pendukung sesuai standar yang ditetapkan.
Salah satu layanan yang tengah dipersiapkan ialah layanan jantung intervensi menggunakan Cathlab (Catheterization Laboratory).
Menurut Erlina, sarana utama Cathlab telah dipersiapkan, sementara sejumlah unit dan fasilitas pendukung masih dilengkapi oleh pihak rumah sakit agar layanan tersebut dapat beroperasi sesuai standar keselamatan.
Adapun CT Scan 64 Slice dan mamografi diharapkan dapat memperkuat kemampuan pemeriksaan medis dan penunjang diagnosis pasien.
Erlina mengatakan, pengembangan rumah sakit tidak cukup hanya dengan pengadaan peralatan. Kesiapan tenaga kesehatan, kelengkapan fasilitas, dan evaluasi pelayanan secara berkala juga menjadi bagian penting yang harus dipenuhi.
Karena itu, pemerintah daerah masih mengajukan sejumlah kebutuhan tambahan kepada Kementerian Kesehatan untuk mendukung pengembangan layanan sesuai kompetensi yang ditargetkan.
Bupati yang juga menjabat Ketua Umum Aspeksindo tersebut menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar terlihat dari bertambahnya fasilitas rumah sakit.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan pemerintah pusat, tenaga kesehatan, seluruh pemangku kepentingan, dan tentu masukan masyarakat. Semua punya peran dalam memperbaiki pelayanan ini,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat tetap menyampaikan kritik dan saran secara terbuka agar kekurangan yang ada dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan pengelola rumah sakit.
“Tidak semua bisa diselesaikan sekaligus. Tetapi setiap masukan harus kita perhatikan, setiap kekurangan harus kita evaluasi, dan setiap peluang perbaikan harus kita perjuangkan,” tambahnya.
Erlina menegaskan, penguatan RSUD dr. Rubini pada akhirnya ditujukan agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik tanpa harus selalu mencari layanan ke luar daerah.
Penulis : Apri

Posting Komentar