Pasis Dikreg Sesko TNI Sambangi Warga Anjungan Melancar, Ingatkan Bahaya Dampak Karhutla
![]() |
| Pasis Dikreg Sesko TNI membagikan masker kepada pengguna jalan sekaligus mengedukasi masyarakat mencegah karhutla. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menjadi ancaman terhadap lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
Kondisi itu menjadi perhatian Pasis Dikreg Sesko TNI Tim Mempawah saat menyambangi warga Desa Anjungan Melancar, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah.
Dalam kegiatan tersebut, para Pasis mendatangi masyarakat secara langsung di lingkungan permukiman maupun saat warga menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pertemuan itu dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga, terutama di tengah potensi munculnya asap akibat karhutla.
Warga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara mulai menurun. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.
Selain membagikan masker, para Pasis turut membantu warga dalam penggunaannya serta menyampaikan sejumlah langkah sederhana untuk menjaga kesehatan.
Di antaranya menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika udara mulai terdampak asap.
“Menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam menghadapi potensi Karhutla. Kami mengajak masyarakat untuk menjaga diri, menjaga keluarga, sekaligus menjaga lingkungan agar bersama-sama dapat mencegah dampak yang lebih besar,” ujar Pasis Dikreg Sesko TNI.
Edukasi yang diberikan juga diarahkan pada upaya pencegahan karhutla dari tingkat masyarakat. Warga diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta memperhatikan kondisi lingkungan sebelum melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.
Menurut para Pasis, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tugas aparat maupun pemerintah. Masyarakat yang berada langsung di wilayah rawan memiliki peran penting dalam mengenali potensi kebakaran dan mengambil langkah sejak dini.
Karena itu, warga didorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menghindari pembakaran yang tidak terkendali serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Pasis Dikreg Sesko TNI untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Pendekatan secara langsung dinilai penting agar pesan mengenai kesehatan dan pencegahan karhutla dapat diterima serta dipahami warga.
Respons positif pun ditunjukkan masyarakat Desa Anjungan Melancar. Warga menerima edukasi dan masker yang dibagikan sekaligus menyimak imbauan mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara terganggu oleh asap.
Kehadiran Pasis Dikreg Sesko TNI di tengah masyarakat diharapkan turut memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menghadapi potensi karhutla di Kabupaten Mempawah.
Melalui edukasi dan komunikasi langsung tersebut, masyarakat diharapkan semakin siap melindungi kesehatan keluarga sekaligus mengambil bagian dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.
“Jaga kesehatan, jaga lingkungan, dan bersama-sama cegah Karhutla.”
Penulis : Apri

Posting Komentar