DPC PKB Mempawah Bagikan 4.000 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap
![]() |
| Ketua DPC PKB Mempawah Subandio bersama pengurus membagikan masker untuk warga yang melintas di depan Taman Teratai Mempawah. Foto Apri |
JURNAL GALAHERANG – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mempawah.
DPC PKB Mempawah melaksanakan aksi sosial dengan membagikan sebanyak 4.000 masker kepada masyarakat yang melintas di Jalan Daeng Manambon, tepatnya di depan Taman Teratai Mempawah, Senin, 7 September 2026.
Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PKB Mempawah Subandio, bersama Pengurus DPW PKB Kalimantan Barat yang juga Ketua LPP PKB Mempawah Susanto, serta jajaran pengurus DPC PKB Mempawah.
Masker dibagikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Pembagian masker ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PKB terhadap kondisi masyarakat yang harus beraktivitas di tengah kualitas udara yang terdampak kabut asap karhutla.
Ketua DPC PKB Mempawah Subandio mengatakan, pembagian masker merupakan langkah sederhana yang diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko paparan asap saat beraktivitas di luar rumah.
“Hari ini kami dari DPC PKB Mempawah membagikan 4.000 masker kepada masyarakat. Ini bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang terdampak kabut asap akibat karhutla,” ujar Subandio.
Menurutnya, persoalan karhutla bukan hanya menyangkut kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama untuk menghadapi kondisi tersebut.
“Harapan kami masyarakat tetap menjaga kesehatan, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah. Gunakan masker dan kurangi aktivitas di luar jika kondisi asap semakin pekat,” katanya.
Subandio juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting agar masyarakat tidak terus-menerus menghadapi dampak kabut asap.
Penulis : Apri

Posting Komentar