Imigrasi Mempawah Hadirkan Layanan Eazy Passport, Mudahkan Calon Jemaah Haji Urus Paspor
![]() |
| Pelayanan Eazy Passport oleh Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah terhadap calon jemaah haji Kabupaten Mempawah di Kantor Kementerkan Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah. Foto Apri |
JURNAL GALAHERANG - Bukan di hari kerja, bukan pula di kantor imigrasi. Pelayanan paspor bagi calon jemaah haji Kabupaten Mempawah justru digelar pada Sabtu, 5 September 2026, melalui layanan Eazy Passport yang dibuka Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah.
Sejak pagi, calon jemaah berdatangan untuk mengurus dokumen perjalanan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Dari total 72 permohonan yang diajukan melalui Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah, sebanyak 63 pemohon telah mendapatkan pelayanan. Rinciannya laki-laki 27 orang dan perempuan 36 orang.
Sementara empat pemohon tidak hadir dan lima lainnya memerlukan penanganan lebih lanjut, terdiri dari tiga pemohon dengan paspor rusak, satu pemohon duplikasi, dan satu pemohon untuk keperluan penambahan nama.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah, Hartono, mengatakan layanan Eazy Passport tersebut merupakan bentuk kolaborasi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah untuk memberikan kemudahan bagi calon jemaah.
"Layanan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah untuk memfasilitasi pembuatan paspor bagi calon jemaah haji," katanya.
Menurutnya, pelayanan secara kolektif di satu lokasi membuat proses pengurusan paspor lebih praktis. Calon jemaah tidak perlu datang secara perorangan ke kantor imigrasi untuk menyelesaikan tahapan administrasi.
Menurutnya, pelayanan di lokasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah juga menjadi bagian dari upaya Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Terlebih, para pemohon yang dilayani kali ini merupakan calon jemaah haji yang membutuhkan kepastian dokumen perjalanan sejak jauh hari sebelum keberangkatan.
“Kami berharap pelayanan ini bisa memberikan kemudahan bagi Bapak-Ibu. Yang penting persyaratan dipenuhi, nanti petugas kami akan membantu prosesnya,” ujarnya.
Hartono juga berharap seluruh proses pelayanan berjalan lancar dan dokumen perjalanan calon jemaah dapat dipersiapkan lebih awal.
“Semoga seluruh proses berjalan dengan baik dan insyaallah perjalanan Bapak-Ibu ke Tanah Suci juga berjalan dengan lancar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah, Mulyadi, menjelaskan bahwa paspor merupakan salah satu dokumen penting yang harus disiapkan calon jemaah haji.
Menurutnya, pengurusan sejak dini diperlukan karena paspor berkaitan dengan tahapan administrasi selanjutnya, termasuk proses biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio.
“Kalau mereka masing-masing membuat sendiri di kantor imigrasi, itu membutuhkan waktu. Kadang ada jemaah yang lengah, apalagi banyak yang membuat paspor di luar daerah. Ini bisa menghambat proses biometrik karena sudah ada ketentuan batas waktunya,” jelas Mulyadi.
Atas pertimbangan tersebut, pihaknya meminta dukungan Kantor Imigrasi Mempawah melalui program Eazy Passport agar pelayanan dapat dilakukan secara kolektif di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mempawah.
Respons positif diberikan pihak imigrasi. Pelayanan bahkan tetap dibuka pada hari libur untuk membantu calon jemaah mengejar kebutuhan administrasi. “Karena haji adalah tugas nasional yang menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Mulyadi menyebutkan, berdasarkan data sementara, estimasi calon jemaah haji Kabupaten Mempawah mencapai 142 orang. Sekitar 65 orang di antaranya telah memiliki paspor.
Pada pelayanan kali ini, selain pembuatan paspor baru, terdapat pula calon jemaah yang harus melakukan perpanjangan karena masa berlaku paspor yang dimiliki tidak lagi memenuhi ketentuan keberangkatan.
“Paspor yang masa berlakunya tidak sampai satu tahun sebelum keberangkatan harus diperpanjang,” katanya.
Pelayanan Eazy Passport juga dirancang untuk memudahkan calon jemaah dalam menyelesaikan sejumlah tahapan di satu tempat. Mulai dari proses foto hingga pembayaran biaya paspor dapat dilakukan di lokasi pelayanan.
Pihak perbankan turut hadir untuk membantu proses pembayaran sehingga calon jemaah tidak perlu bolak-balik menyelesaikan tahapan administrasi.
“Harapan kita pertama memang untuk memudahkan para calon jemaah. Di satu tempat bisa selesai semua. Fotonya selesai, kemudian pembayaran juga bisa dilakukan karena pihak bank hadir di sini,” kata Mulyadi.
Pelayanan Eazy Passport yang digelar pada hari libur ini menjadi langkah awal untuk memastikan dokumen perjalanan calon jemaah haji Kabupaten Mempawah siap lebih dini.
Dengan pelayanan yang dipusatkan dalam satu lokasi, proses administrasi diharapkan menjadi lebih mudah sekaligus membantu calon jemaah mempersiapkan diri menghadapi tahapan keberangkatan haji 1448 H/2027 M.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Sub Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian, Dwi Septianto, serta Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Mempawah, Nizar Reza.
Penulis : Apri

Posting Komentar