Anev Penanganan Karhutla Mempawah, Tim Gabungan Bahas Kendala Pemadaman

00:00
00:00
Anev penanganan karhutla di Kantor BPBD Kabupaten Mempawah. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah terus dievaluasi. 

Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla menggelar analisis dan evaluasi (anev) harian untuk memetakan langkah pemadaman di sejumlah wilayah yang masih terdapat titik panas atau hotspot.

Anev berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Jalan Daeng Manambon, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Sabtu malam, 5 September 2026.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dipimpin Kepala BPBD Kabupaten Mempawah Aswin. 

Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Kasat Sabhara Polres Mempawah AKP Tohari, Kabid Damkar Desvan Erdanustie, personel BKO Yon TP Kuningan sebanyak dua orang, perwakilan KPH Mempawah dan Manggala Agni, serta enam personel Danru Tim Satgas Pemadam BPBD.

Dalam evaluasi tersebut, pembahasan tidak hanya berfokus pada titik hotspot yang harus segera ditangani, tetapi juga persoalan teknis yang dihadapi petugas saat berada di lapangan.

Tim melakukan pemetaan dan penentuan penempatan personel untuk mendukung pemadaman di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas. Langkah ini dilakukan agar pengerahan tim dapat lebih terarah dan menyesuaikan kondisi masing-masing lokasi.

Salah satu perhatian utama dalam pembahasan adalah ketersediaan sumber air. Petugas diminta memetakan lokasi yang memiliki cadangan air, termasuk parit dan tempat-tempat yang memungkinkan digunakan untuk mengisi kembali tangki pemadam ketika persediaan air di lapangan habis.

Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala yang cukup dirasakan personel. Dalam penyampaian masing-masing danru satgas, medan menuju sejumlah titik hotspot tidak mudah ditempuh. Petugas juga kerap mengalami kesulitan menemukan sumber air yang dapat digunakan untuk mendukung proses pemadaman.

Selain strategi pemadaman, kondisi kesehatan personel juga menjadi perhatian. Tim gabungan mendapatkan dukungan suplemen dan vitamin dari tenaga kesehatan Kabupaten Mempawah untuk membantu menjaga kondisi petugas yang masih menjalankan tugas di tengah situasi kabut asap dan aktivitas pemadaman.

Evaluasi harian ini menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan berikutnya, terutama dengan mempertimbangkan kondisi medan, akses menuju lokasi, serta ketersediaan sumber air di sekitar titik kebakaran.

Kegiatan anev berakhir sekitar pukul 21.20 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan kondusif dan terkendali.

Tim gabungan selanjutnya tetap melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik yang dinilai membutuhkan tindakan pemadaman di wilayah Kabupaten Mempawah.

Penulis : Tim Liputan

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Anev Penanganan Karhutla Mempawah, Tim Gabungan Bahas Kendala Pemadaman
  • Anev Penanganan Karhutla Mempawah, Tim Gabungan Bahas Kendala Pemadaman
  • Anev Penanganan Karhutla Mempawah, Tim Gabungan Bahas Kendala Pemadaman
  • Anev Penanganan Karhutla Mempawah, Tim Gabungan Bahas Kendala Pemadaman
  • Anev Penanganan Karhutla Mempawah, Tim Gabungan Bahas Kendala Pemadaman
  • Anev Penanganan Karhutla Mempawah, Tim Gabungan Bahas Kendala Pemadaman

Posting Komentar