Jalan Santai, Lomba Rakyat dan Karaoke, Serunya HUT RI Warga RT 17 A. Djelani Mempawah
![]() |
| Kekompakan warga RT 17, Jalan A.Djelani Mempawah saat mengikuti jalan santai HUT ke-81 RI. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Semangat kemerdekaan terasa semarak di lingkungan warga Jl. A. Djelani, RT 17, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir.
Warga dari berbagai usia tumpah ruah mengikuti jalan santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dengan suasana penuh keakraban, peserta berjalan santai dari lingkungan Jl. A. Djelani menuju kawasan Masjid Agung Al-Falah.
Bukan sekadar olahraga bersama, kegiatan tersebut menjadi momen warga untuk keluar rumah, bercengkerama dan menikmati suasana kemerdekaan bersama tetangga.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan rakyat yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa.
Untuk anak usia 4-5 tahun, sejumlah lomba yang digelar antara lain makan empat keping biskuit, membawa guli menggunakan sendok, mencocokkan warna dalam posisi berdiri, serta lomba memasang kaos kaki dan sepatu.
Sementara anak-anak usia 11-12 tahun ikut beradu ketangkasan melalui lomba mencocokkan warna dalam posisi berdiri, makan kerupuk, keluar-masuk lingkaran, hingga memasukkan pipit ke dalam botol.
Tak kalah seru, kaum ibu dan bapak-bapak juga ikut turun gelanggang. Mereka ditantang dalam lomba makan kerupuk berpasangan, memecahkan balon, serta estafet gantungan baju yang dimainkan secara beregu.
Suasana pun berubah menjadi riuh setiap kali peserta berusaha menjadi yang tercepat. Tawa dan sorakan warga pecah mengiringi setiap perlombaan, terutama ketika para peserta dewasa mulai menunjukkan aksi masing-masing.
Ketua Panitia, Dewi Nindya Kirana, didampingi Pembina Tuti Wulandari Mulyadi, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan melibatkan berbagai kelompok usia agar momentum kemerdekaan benar-benar dirasakan seluruh warga.
“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Kami ingin momentum HUT RI menjadi kesempatan bagi seluruh warga untuk berkumpul, saling mengenal dan semakin kompak,” ujar Dewi.
Menurutnya, kemeriahan yang dibangun warga bukan hanya soal perlombaan dan hadiah. Lebih dari itu, kegiatan menjadi wadah untuk memperkuat hubungan kekeluargaan serta semangat gotong royong di lingkungan Jl. A. Djelani.
Dewi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah ikut bergotong royong, baik dalam mempersiapkan kegiatan maupun dalam pengumpulan dana.
Apresiasi juga diberikan kepada para donatur dan pihak lainnya yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Kemeriahan belum berhenti saat sore berganti malam. Warga kembali berkumpul untuk mengikuti pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.
Suasana semakin hidup ketika kegiatan dilanjutkan dengan karaoke dan doorprize bagi warga yang berani maju menyanyikan lagu andalan masing-masing.
Tak ada panggung mewah yang dibutuhkan. Cukup mikrofon, musik dan keberanian untuk tampil, suasana malam itu pun berubah menjadi ajang hiburan bersama. Warga saling memberikan dukungan, sementara tawa dan tepuk tangan terdengar di antara penampilan peserta.
Dewi dan Tuti berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi agenda yang mempertemukan seluruh lapisan masyarakat.
Bagi mereka, perayaan kemerdekaan di lingkungan warga bukan hanya tentang mengingat perjuangan para pahlawan, tetapi juga merawat semangat gotong royong dan silaturahmi agar hubungan antarwarga semakin erat.
Penulis : Tim Liputan

Posting Komentar