Hingga Tengah Malam, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sungai Kunyit Cegah Karhutla

00:00
00:00
Tim Penyuluh Mabes TNI sektor Kabupaten Mempawah melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Sungai Kunyit Dalam, Kecamatan Sungai Kunyit. Foto Pendim 1201/Mempawah

JURNAL GALAHERANG – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Mempawah terus dilakukan tanpa mengenal waktu oleh Tim Penyuluh Mabes TNI. 

Siang maupun malam, tim tetap bergerak menyambangi desa-desa untuk memberikan edukasi sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah Karhutla sejak dini.

Semangat tersebut kembali terlihat pada Kamis malam, 27 Agustus 2026, ketika Tim Penyuluh Mabes TNI sektor Kabupaten Mempawah melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Sungai Kunyit Dalam, Kecamatan Sungai Kunyit. 

Meski kegiatan dilaksanakan pada malam hari, antusiasme masyarakat untuk mengikuti sosialisasi dan berdiskusi tetap tinggi.

Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat Desa Sungai Kunyit serta mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak. 

Kehadiran mahasiswa turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan, khususnya dalam membangun peran generasi muda sebagai bagian dari upaya edukasi dan pencegahan Karhutla di tengah masyarakat.

Kepala Tim Penyuluh Mabes TNI sektor Kabupaten Mempawah, Brigjen TNI Washington S., hadir langsung didampingi Kolonel Ctp Joko Sri, Kolonel Mar Istefanus Ginting, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mempawah, serta unsur Forkopimcam. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi mengenai kondisi dan persoalan Karhutla di wilayah desa.

Diskusi berlangsung panjang dan penuh keterbukaan. Berbagai persoalan dibahas bersama, mulai dari kebiasaan masyarakat dalam membuka atau mengelola lahan, langkah pencegahan dini, penanganan ketika muncul titik api, hingga pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Menariknya, kegiatan tersebut terus berlangsung hingga tengah malam. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Tim Penyuluh Mabes TNI tidak menjadikan waktu sebagai batas dalam menjalankan tugas edukasi. 

Ketika masyarakat masih memiliki hal yang perlu disampaikan dan didiskusikan, tim tetap hadir untuk mendengarkan sekaligus memberikan solusi dan pemahaman.

Brigjen TNI Washington S. menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak mengenal waktu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Siang, malam, bahkan sampai tengah malam, apabila masih ada kesempatan untuk berdiskusi dan memberikan pemahaman, kami akan tetap hadir. Karena Karhutla harus kita cegah bersama sebelum terjadi,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk menjadi bagian dari mata rantai pencegahan Karhutla dengan menyampaikan kembali edukasi yang telah diterima kepada keluarga, lingkungan dan masyarakat lainnya.

Kegiatan di Desa Sungai Kunyit tersebut menjadi gambaran nyata komitmen Tim Penyuluh Mabes TNI yang selama menjalankan tugas di Kabupaten Mempawah terus bergerak dari desa ke desa. 

Dengan pendekatan dialogis dan menyentuh langsung masyarakat, diharapkan kesadaran bersama semakin kuat sehingga ancaman Karhutla dapat ditekan dan lingkungan tetap terjaga.

Penulis : Pendim 1201/Mempawah

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Hingga Tengah Malam, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sungai Kunyit Cegah Karhutla
  • Hingga Tengah Malam, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sungai Kunyit Cegah Karhutla
  • Hingga Tengah Malam, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sungai Kunyit Cegah Karhutla
  • Hingga Tengah Malam, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sungai Kunyit Cegah Karhutla
  • Hingga Tengah Malam, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sungai Kunyit Cegah Karhutla
  • Hingga Tengah Malam, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Sungai Kunyit Cegah Karhutla

Posting Komentar