Membanggakan! Selodang Mayang dan Tapai Benaon Lolos Warisan Budaya Takbenda Indonesia
![]() |
| Penampilan Tarian Selodang Mayang pada pembukaan Wonderful Mempawah Festival ke-5 di Halaman Kantor Disdikporapar Mempawah. Foto Diskominfo Mempawah |
JURNAL GALAHERANG – Kabar membanggakan datang bagi Kabupaten Mempawah. Dua karya budaya khas daerah, yakni Tarian Selodang Mayang dan kuliner tradisional Tapai Benaon, dinyatakan lolos sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia berdasarkan hasil sidang bersama Kementerian yang dilaksanakan secara daring pada 2 Juli 2026.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, El Zuratnam, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang selama ini berkomitmen menjaga dan melestarikan budaya lokal.
"Alhamdulillah, dari tiga karya budaya yang kami usulkan, dua di antaranya dinyatakan lolos, yakni Tarian Selodang Mayang dan Tapai Benaon. Ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah karena kekayaan budaya kita mendapat pengakuan di tingkat nasional," ujarnya, Senin, 6 Juli 2026.
Menurut El Zuratnam, penetapan tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk terus menjaga eksistensi budaya daerah agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Warisan budaya tidak cukup hanya ditetapkan, tetapi harus terus dipraktikkan, dikenalkan kepada generasi muda, dan dipromosikan secara luas. Dengan begitu, identitas budaya Mempawah akan tetap lestari di tengah perkembangan zaman," katanya.
Ia menjelaskan, Tarian Selodang Mayang merupakan salah satu seni pertunjukan khas Mempawah yang sarat nilai budaya Melayu, sedangkan Tapai Benaon menjadi kuliner tradisional yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, Tarian Selodang Mayang yang dibawakan Sanggar Patih Gumantar dipercaya menjadi penampilan pembuka pada Wonderful Mempawah Festival V yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Mempawah.
El Zuratnam berharap pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda dapat menjadi motivasi bagi para pelaku seni, budayawan, sanggar, sekolah, hingga masyarakat untuk terus melestarikan budaya lokal sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.
"Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua. Ke depan kami akan terus menginventarisasi dan mengusulkan karya-karya budaya khas Mempawah lainnya agar mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia," pungkasnya.
Penulis : Apri

Posting Komentar