Perkuat SPMB Berkeadilan, Disdikporapar Mempawah Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama

00:00
00:00
Sosialisasi dan penandatangnan komitmen bersama terkait pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Setelah berhasil meraih predikat terbaik pelaksanaan penerimaan peserta didik di Kalimantan Barat pada tahun 2025, Kabupaten Mempawah kembali memperkuat persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui sosialisasi dan penandatanganan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai ketentuan, mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan tanpa diskriminasi.

Person in Charge (PIC) SPMB Kabupaten Mempawah, Ilhamdi, menjelaskan sosialisasi dilaksanakan secara bertahap sejak 18 Mei hingga 5 Juni 2026. 

Pelaksanaan kegiatan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Mempawah melalui forum-forum pendidikan yang telah terbentuk di masing-masing jenjang.

Untuk jenjang Sekolah Dasar, sosialisasi dilakukan melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) yang tersebar di sembilan kecamatan. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama, kegiatan dilaksanakan melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Mempawah.

Menurut Ilhamdi, sosialisasi menjadi tahapan penting dalam memastikan seluruh satuan pendidikan memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi, mekanisme, serta petunjuk teknis pelaksanaan SPMB sebelum masa pendaftaran dibuka.

Selain menyampaikan kebijakan dan aturan terbaru, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk mengidentifikasi berbagai potensi kendala yang mungkin dihadapi sekolah selama proses penerimaan peserta didik baru berlangsung.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan tidak ada perbedaan pemahaman di lapangan terkait pelaksanaan SPMB. Semua sekolah harus memiliki persepsi yang sama agar proses penerimaan berjalan sesuai aturan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ilhamdi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tujuan strategis yang ingin dicapai melalui pelaksanaan sosialisasi tersebut. 

Di antaranya menyamakan persepsi seluruh kepala sekolah terhadap regulasi SPMB, menjamin proses penerimaan yang transparan dan akuntabel, memitigasi potensi persoalan teknis di lapangan, serta memastikan distribusi peserta didik berjalan optimal sesuai kuota dan jalur penerimaan yang telah ditetapkan.

Sebagai bentuk penguatan pengawasan dan keterlibatan masyarakat, Disdikporapar juga menghadirkan perwakilan Komite Sekolah dalam setiap kegiatan sosialisasi. Kehadiran unsur komite dinilai penting karena turut mewakili aspirasi dan kepentingan orang tua peserta didik.

Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta mengikuti agenda penandatanganan Komitmen Bersama yang melibatkan pejabat Disdikporapar Kabupaten Mempawah, pengawas sekolah, kepala satuan pendidikan, kepala sekolah, serta perwakilan Komite Sekolah.

Komitmen bersama tersebut menjadi bentuk kesepakatan seluruh pihak untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar berlangsung secara jujur, terbuka, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

"Penandatanganan Komitmen Bersama ini adalah sebagai wujud keseriusan semua pihak untuk melaksanakan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi di Kabupaten Mempawah ini," tegas Ilhamdi.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua siswa dan komite sekolah.

Dengan adanya komitmen yang telah ditandatangani bersama, diharapkan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru dapat berlangsung sesuai ketentuan serta mampu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran Disdikporapar Kabupaten Mempawah. 

Hal itu terlihat dari kehadiran langsung Kepala Disdikporapar Kabupaten Mempawah El Zuratnam, Sekretaris Disdikporapar Reno Prawira, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Riska Tania, serta para Pengawas Satuan Pendidikan dalam setiap rangkaian kegiatan.

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan tertib, transparan, dan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang berkualitas.

Penulis : Tim Liputan

Menutup keterangannya, Ilhamdi berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dan mampu mempertahankan capaian positif Kabupaten Mempawah pada tahun sebelumnya.

"Semoga pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku, sehingga kita bisa mendapatkan predikat terbaik se-Kalimantan Barat sebagaimana yang telah diraih pada tahun 2025 lalu," pungkas Ilhamdi optimistis.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Perkuat SPMB Berkeadilan, Disdikporapar Mempawah Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama
  • Perkuat SPMB Berkeadilan, Disdikporapar Mempawah Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama
  • Perkuat SPMB Berkeadilan, Disdikporapar Mempawah Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama
  • Perkuat SPMB Berkeadilan, Disdikporapar Mempawah Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama
  • Perkuat SPMB Berkeadilan, Disdikporapar Mempawah Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama
  • Perkuat SPMB Berkeadilan, Disdikporapar Mempawah Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama

Posting Komentar