Kapolsek Anjongan Hadiri Pembukaan Sidang Sinode Nasional V Gereja Misi Kristus Sedunia
![]() |
| Kapolsek Anjongan Iptu Andrianto menghadiri Upacara Pembukaan Sidang Sinode Nasional V Gereja Misi Kristus Sedunia (GMKS). Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, menghadiri Upacara Pembukaan Sidang Sinode Nasional V Gereja Misi Kristus Sedunia (GMKS).
Kegiatan berskala nasional ini berlangsung khidmat di Graha Elim-IN, Komplek Elim-IN, Jalan Raya Anjongan KM 68, Desa Kepayang, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Sabtu sore, 13 Juni 2026.
Kehadiran unsur kepolisian dalam agenda ini menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung penuh keamanan, ketertiban, serta toleransi antarumat beragama di wilayah hukum Kabupaten Mempawah.
Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini turut dihadiri oleh jajaran fungsionaris gereja, pejabat pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat, antara lain Joel Sinuryadi, (Mewakili Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Prov. Kalbar), Pdt. Paulus Ajong (Ketua Umum PGIW Kalbar), dan Camat Anjongan Ibrahim.
Kemudian Ketua Umum GMKS Pdt. Misraim Rijke Saijuna, Ketua Komite Sidang Sinode, Pdt. Martomo Wahyudianto, Anggota DPRD Kabupaten Mempawah Dapil Sungai Pinyuh-Anjongan, Leopole Van Eart, dan Kepala Desa Kepayang Marsianus.
Dalam sambutannya, Ketua Umum GMKS, Pdt Misraim Rijke Saijuna, menekankan bahwa Sidang Sinode Nasional V ini merupakan momentum penting untuk memperkuat pelayanan dan menjaga persatuan.
"Perbedaan pandangan yang mungkin muncul dalam persidangan hendaknya menjadi kekuatan untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang bijaksana, demi kemajuan gereja dan kemuliaan nama Tuhan," ujarnya.
Secara organisatoris, sidang tertinggi ini mengusung empat agenda utama yaitu evaluasi total program pelayanan periode sebelumnya, penetapan kebijakan organisasi sebagai pedoman jemaat GMKS, penyusunan program kerja masa depan berdasarkan visi-misi gereja, serta pemilihan dan penetapan kepemimpinan Sinode GMKS untuk masa bakti berikutnya.
Pihak gereja juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah daerah serta aparat keamanan yang telah mengawal jalannya acara.
Rangkaian upacara pembukaan ditutup dengan penandatanganan MoU, suguhan tarian budaya, doa bersama, dan ramah-tamah.
Secara terpisah, pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh rangkaian acara yang berakhir pada pukul 18.00 WIB ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa ada gangguan kamtibmas.

Posting Komentar