Wabup Mempawah Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Kapasitas Tata Kelola Pemerintahan
![]() |
| Wakil Bupati Mempawah (dua dari kanan) bersama wakil kepala daerah peserta Bimtek Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) Tahun 2026, di Jakarta. Foto Prokopim Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Pemerintah Kabupaten Mempawah terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah. Salah satunya melalui partisipasi Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan ini diikuti wakil kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia dan menjadi forum strategis dalam memperkuat kapasitas, kompetensi, serta peran wakil kepala daerah dalam mendukung jalannya pemerintahan.
Juli Suryadi menilai Bimtek ASWAKADA memiliki peran penting, tidak sekadar sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai wadah untuk memperluas wawasan serta mempererat komunikasi antarwakil kepala daerah.
“Forum ini sangat bermanfaat karena menjadi ruang berbagi pengalaman dan solusi. Setiap daerah memiliki tantangan berbeda, namun melalui kegiatan ini kita bisa saling belajar dan bertukar inovasi,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Sekretaris Umum ASWAKADA, Selle KS Dalle, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Saydiman Marto.
Dalam pemaparannya, Saydiman menekankan pentingnya penguatan peran asosiasi pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra strategis dalam perumusan kebijakan.
Ia juga menyoroti kesiapan daerah dalam menghadapi rencana revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Menurutnya, wakil kepala daerah memiliki posisi strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang sinergis dan responsif terhadap dinamika pembangunan.
Selain itu, ia mengungkapkan adanya beragam model kepemimpinan wakil kepala daerah, mulai dari yang cenderung pasif hingga yang aktif mengembangkan kapasitas diri. Karena itu, peningkatan kompetensi dinilai sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
“Pemahaman yang baik terhadap fungsi, hak, dan kewajiban akan membantu wakil kepala daerah menghindari berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Melalui Bimtek ini, para wakil kepala daerah diharapkan semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah masing-masing. ***

Posting Komentar