Wabup Mempawah Ikut Rakorda Bangga Kencana, Fokus Stunting dan Ekonomi Keluarga
![]() |
| Wabup Mempawah Juli Suryadi dan Ketua TP PKK Mempawah Rosnilawati mengikuti Rakorda Program Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana secara daring. Foto Prokopim Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026 secara virtual, Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan ini digelar melalui Zoom Meeting dari Mempawah Command Center. Rakorda tahun ini mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga/BKKBN Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam kesempatan itu, Juli menegaskan komitmen Pemkab Mempawah untuk menyelaraskan program kependudukan daerah dengan arah pembangunan nasional.
“Transformasi ini harus sampai ke akar rumput. Ini bukan sekadar program rutin, tapi fondasi menyiapkan generasi kompetitif menuju Indonesia Emas 2045,” kata Juli.
Ia menekankan, penguatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
Sejumlah isu strategis turut dibahas dalam Rakorda, di antaranya percepatan penurunan stunting, penguatan ekonomi keluarga, digitalisasi data kependudukan, hingga pendidikan keluarga di era digital.
Juli juga menilai Mempawah memiliki posisi strategis seiring perkembangan industri yang cukup pesat. Menurutnya, kondisi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas penduduk lokal.
“Kita ingin masyarakat Mempawah jadi pelaku utama pembangunan. Karena itu akses layanan KB dan kesehatan harus merata dan berkualitas,” ujarnya.
Pada 2026, fokus program diarahkan pada percepatan penanganan stunting, pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, serta penguatan sistem pemantauan data secara berkala.
Meski begitu, Juli mengakui masih ada sejumlah tantangan, mulai dari belum meratanya pelayanan, kepatuhan sasaran, hingga kualitas pelaporan data.
“Peta jalan kependudukan bukan sekadar dokumen, tapi komitmen pembangunan berbasis data. Perlu sinergi semua pihak agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Penulis : Apri

Posting Komentar