TMMD Ke-128 Kodim 1201/Mempawah Dimulai, Fokus Percepat Pembangunan Desa Sepang
![]() |
| Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi menyerahkan berita acara program TMMD ke-128 kepada Dansatgas Letkol Czi Ali Isnaini. Foto Prokopim Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 di wilayah Kodim 1201/Mempawah resmi dimulai, ditandai dengan upacara pembukaan di Dusun Takong, Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Rabu, 22 April 2026.
Pembukaan kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri,” kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat, dengan kehadiran unsur Forkopimda, TNI-Polri, organisasi perangkat daerah, serta masyarakat setempat.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kasi Log Korem 121/Abw Kolonel Wijayanto Kusumo Harjono, Dandim 1201/Mempawah Letkol Inf Ali Isnaini, perwakilan Polres Mempawah dan Kejaksaan, serta unsur satuan TNI seperti Danyon Kav 12/BC, Yonzipur 6/SD, dan Yonif 643/Wns. Kehadiran pemerintah kecamatan hingga desa turut memperkuat sinergi lintas sektor dalam program ini.
Prosesi upacara diawali dengan laporan komandan upacara, penghormatan pasukan, serta pemeriksaan pasukan oleh inspektur upacara.
Selanjutnya dilakukan penyampaian laporan kesiapan pelaksanaan TMMD, penandatanganan dan penyerahan program kepada Dansatgas, hingga penyematan pita sebagai tanda dimulainya kegiatan. Secara simbolis, juga dilakukan penyerahan sarana kerja kepada personel yang terlibat.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai fondasi utama keberhasilan program tersebut.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian sosial. Ini adalah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Pada pelaksanaan TMMD ke-128 ini, sejumlah sasaran fisik menjadi prioritas, di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.000 meter dengan lebar 2 meter dan ketebalan 30 sentimeter. Selain itu, dilakukan pula rehabilitasi enam unit rumah tidak layak huni, pembangunan lima unit sumur bor, serta penanaman 1.000 pohon dan kegiatan pembersihan lingkungan.
Tak hanya pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dalam TMMD. Berbagai penyuluhan akan diberikan kepada masyarakat, mencakup bidang kesehatan, pencegahan stunting, pertanian, wawasan kebangsaan, hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga edukasi bahaya narkoba dan judi online. Layanan pengobatan gratis juga disiapkan bagi warga.
Sebagai pelengkap, kegiatan sosial turut digelar melalui pembagian paket sembako serta peninjauan langsung ke lokasi sasaran pembangunan.
Program TMMD Reguler ke-128 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, hingga 21 Mei 2026, dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.
Melalui program ini, diharapkan pembangunan infrastruktur di Desa Sepang dapat berjalan lebih cepat, akses masyarakat semakin terbuka, serta kesejahteraan warga meningkat seiring dengan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat.***

Posting Komentar