SPAM Diperkuat Jadi 200 Liter Per Detik, Pemkab Mempawah Bidik Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal

00:00
00:00
Bupati Mempawah Erlina saat meninjau sarana dan prasarana pengolahan air bersih di SPAM Bemban, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur. Foto Prokopim Mempawah

JURNAL GALAHERANG - Pemerintah Kabupaten Mempawah memprioritaskan penguatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebagai salah satu program strategis dalam mendukung pembangunan daerah tahun 2027. 

Hal ini mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Kamis, 16 April 2026.

Bupati Mempawah, Erlina, menegaskan bahwa sektor air bersih menjadi fokus penting, tidak hanya untuk pelayanan dasar masyarakat, tetapi juga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah.

“Pengembangan SPAM menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi faktor pendukung masuknya investasi,” ujarnya.

Erlina mengungkapkan, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp60 miliar untuk peningkatan kapasitas SPAM di Kabupaten Mempawah.

Anggaran tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi air bersih dari 100 liter per detik menjadi 200 liter per detik, yang turut didukung melalui sharing anggaran dari APBD Kabupaten Mempawah.

“Program ini difokuskan pada pengembangan SPAM di Desa Sejegi, Sungai Bemban, sehingga ke depan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas SPAM tidak hanya berdampak pada peningkatan layanan air bersih, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, khususnya bagi sektor industri dan jasa.

Selain program SPAM, Pemkab Mempawah juga mengalokasikan anggaran untuk peningkatan infrastruktur lainnya, seperti rehabilitasi sarana olahraga dan pembangunan jalan guna menunjang aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Namun demikian, Erlina menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan.

“Dengan keterbatasan anggaran, kita harus cermat dalam menentukan prioritas. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar program tetap berjalan optimal,” tegasnya.

Melalui penguatan SPAM ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • SPAM Diperkuat Jadi 200 Liter Per Detik, Pemkab Mempawah Bidik Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal
  • SPAM Diperkuat Jadi 200 Liter Per Detik, Pemkab Mempawah Bidik Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal
  • SPAM Diperkuat Jadi 200 Liter Per Detik, Pemkab Mempawah Bidik Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal
  • SPAM Diperkuat Jadi 200 Liter Per Detik, Pemkab Mempawah Bidik Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal
  • SPAM Diperkuat Jadi 200 Liter Per Detik, Pemkab Mempawah Bidik Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal
  • SPAM Diperkuat Jadi 200 Liter Per Detik, Pemkab Mempawah Bidik Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal

Posting Komentar