Sekda Mempawah Terima Audiensi Kepala BNN, Perkuat Sinergi Cegah Narkoba
![]() |
| Sekda Mempawah Ismail bersama Kepala BNN Mempawah Anida Sari. Foto Prokopim Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah yang baru, Anida Sari, di ruang kerjanya, Senin, 27 April 2026.
Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dan BNN dalam upaya pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam pertemuan itu, Anida Sari memaparkan sejumlah program strategis BNN yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah.
Program tersebut di antaranya berfokus pada edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai benteng awal pencegahan.
Menurutnya, pelibatan pemerintah daerah sangat penting agar program pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lapisan masyarakat secara luas, terutama anak-anak dan remaja yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.
Baca juga : Desa Bersinar Capai 12 Wilayah, BNN Mempawah Dorong Kolaborasi Pemerintah Desa
Sekda Mempawah, Ismail, menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung berbagai program BNN. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Mempawah siap mendukung penuh program-program BNN, khususnya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar upaya ini dapat berjalan optimal,” ujar Ismail.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan mendorong perangkat daerah terkait, termasuk sektor pendidikan, untuk berperan aktif dalam mengedukasi pelajar mengenai bahaya narkotika.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Mempawah dapat semakin efektif serta mampu melindungi generasi muda sebagai aset masa depan daerah.***

Posting Komentar