Rancangan RKPD 2027 Mempawah Sentuh Rp1,71 Triliun, Fokus Kolaborasi di Tengah Tantangan Fiskal
![]() |
| Bupati Mempawah Erlina memberikan sambutan saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Mempawah Tahun 2027 di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah. Foto Diskominfo Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang-RKPD) Tahun 2027,di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan yang dibuka Bupati Mempawah Erlina ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan daerah di tengah dinamika ekonomi global dan keterbatasan fiskal.
Musrenbang dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, unsur DPRD, Forkopimda, Sekda, kepala OPD provinsi dan kabupaten, BUMN, BUMD, tokoh agama, masyarakat, pemuda, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ketua Panitia Musrenbang RKPD 2027, Yoyon Lafandos, dalam laporannya menyampaikan total usulan pembangunan yang masuk.
Dari hasil Musrenbang desa dan kelurahan tercatat 979 usulan dengan nilai lebih dari Rp547 miliar, serta 401 usulan pokok pikiran DPRD senilai Rp65,9 miliar.
Adapun dalam rancangan RKPD 2027, terdapat 263 program, 682 kegiatan, dan 2.450 sub kegiatan dengan total pagu anggaran mencapai Rp1,71 triliun.
“Seluruh usulan ini akan diselaraskan dengan prioritas nasional, provinsi, dan kemampuan keuangan daerah agar tepat sasaran,” jelas Yoyon.
Dalam sambutannya, Bupati Mempawah Erlina menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 harus dilakukan secara cermat, adaptif, dan berbasis kolaborasi.
“Dalam kondisi fiskal yang tidak menentu, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Erlina menjelaskan, arah pembangunan Mempawah tahun 2027 difokuskan pada penguatan sumber daya manusia, percepatan dan pemerataan infrastruktur, penguatan ekonomi berbasis potensi unggulan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan.
Ia juga memaparkan capaian positif pembangunan daerah, di antaranya pertumbuhan ekonomi tahun 2025 yang mencapai 8,24 persen atau tertinggi di Kalimantan Barat, serta peningkatan indikator makro seperti IPM, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan pendapatan per kapita.
Namun demikian, Erlina mengakui masih terdapat tantangan, terutama pada sektor infrastruktur jalan yang perlu mendapat perhatian lebih ke depan.
“Capaian ini harus terus ditingkatkan. Infrastruktur, khususnya jalan, masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu kita optimalkan,” tegasnya.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menekankan bahwa tahun 2027 merupakan fase krusial dalam memperkuat fondasi transformasi pembangunan daerah.
Ia menyebut, Kabupaten Mempawah kini memiliki peran strategis sebagai pusat industri dan logistik di Kalimantan Barat, sehingga perencanaan pembangunan harus lebih terarah dan berdampak nyata.
“Mempawah bukan lagi sekadar wilayah penyangga, tetapi sudah menjadi pusat pertumbuhan industri. Karena itu, program yang disusun harus disiplin pada prioritas dan berorientasi hasil,” tegasnya.
Krisantus juga memaparkan capaian makro Kalimantan Barat tahun 2025 yang cukup menggembirakan, seperti pertumbuhan ekonomi 5,39 persen, tingkat kemiskinan 6,16 persen, dan IPM 72,09.
Untuk tahun 2027, Pemprov Kalbar menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,10–7,50 persen, dengan penurunan kemiskinan hingga 4,82 persen.
Ia menambahkan, terdapat empat prioritas utama pembangunan, yakni peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi melalui hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, serta reformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Mengakhiri arahannya, Krisantus mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dan menggali sumber pembiayaan alternatif di luar APBD.
“Kolaborasi adalah kunci. Jangan jadikan keterbatasan anggaran sebagai hambatan, tetapi dorongan untuk berinovasi,” pungkasnya.
Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan lahir kesepakatan bersama terkait prioritas pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya Mempawah yang cerdas, mandiri, terdepan, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Apri

Posting Komentar