Hadiri Manasik Haji di Mempawah, Kakanwil Kemenhaj Kalbar Sampaikan Informasi Penting

00:00
00:00
Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Kamaludin. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Barat, H. Kamaludin, menghadiri kegiatan bimbingan manasik haji di Kabupaten Mempawah, Rabu, 8 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia dihadapan jemaah calon haji asal Mempawah menyampaikan berbagai informasi penting terkait kesiapan dan teknis keberangkatan jemaah haji tahun 2026.

Kamaludin mengungkapkan, jemaah haji Kalimantan Barat tahun ini berada pada zona 3 sektor 3 yang relatif dekat dengan layanan murur dan tanazul. 

Kedua layanan tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pergerakan jemaah selama di Tanah Suci.

“Jemaah diharapkan memahami ketentuan serta mematuhi aturan, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Ia juga menyoroti situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang belakangan menjadi perhatian. Namun demikian, Kamaludin meminta para jemaah untuk tetap tenang dan tidak diliputi kecemasan berlebihan.

“Pemerintah saat ini masih menunggu keputusan terbaik, sambil terus mendoakan kelancaran seluruh proses keberangkatan,” katanya.

Menurut dia, aspek keselamatan dan kenyamanan jemaah tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Karena itu, ia berharap seluruh peserta manasik dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius sebagai bekal penting sebelum menjalankan ibadah haji.

Dalam arahannya, Kamaludin juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap layanan khusus seperti murur dan tanazul. Kedua skema tersebut dirancang untuk memudahkan mobilitas jemaah, terutama pada fase-fase krusial ibadah haji.

“Ketentuan teknis ini sangat penting dipahami agar jemaah tidak mengalami kendala saat pelaksanaan ibadah nantinya,” jelas mantan Kepala Kemenag Kabupaten Mempawah ini. 

Ia menambahkan, jemaah haji Kalimantan Barat dijadwalkan mulai berangkat ke Tanah Suci Makkah pada 5 hingga 10 Mei 2026 melalui Embarkasi Batam. 

Total jemaah yang akan diberangkatkan mencapai 1.858 orang yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni BTH-14, BTH-15, BTH-16, BTH-17, dan BTH-18.

Kamaludin menjelaskan, jemaah kloter pertama (BTH-14) dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Pontianak pada 4 Mei 2026, sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Batam pada 5 Mei 2026.

“Waktu keberangkatan sudah semakin dekat, sehingga jemaah perlu menjaga kondisi kesehatan sejak sekarang,” imbaunya.

Dari sisi persiapan, ia memastikan seluruh tahapan administratif telah rampung. Proses pelunasan biaya haji dan kelengkapan dokumen disebut telah mencapai 100 persen. Selain itu, proses regrouping kloter juga telah diselesaikan.

Di sisi lain, Kanwil Kemenhaj Kalbar turut menyosialisasikan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026 terkait pilihan jenis haji dan pelaksanaan pembayaran dam. Kamaludin menyebut, mayoritas jemaah Kalimantan Barat memilih melaksanakan Haji Tamattu’.

“Jemaah yang memilih Haji Tamattu’ wajib menunaikan dam sesuai ketentuan syariah,” tegasnya.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, dan khusyuk.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Hadiri Manasik Haji di Mempawah, Kakanwil Kemenhaj Kalbar Sampaikan Informasi Penting
  • Hadiri Manasik Haji di Mempawah, Kakanwil Kemenhaj Kalbar Sampaikan Informasi Penting
  • Hadiri Manasik Haji di Mempawah, Kakanwil Kemenhaj Kalbar Sampaikan Informasi Penting
  • Hadiri Manasik Haji di Mempawah, Kakanwil Kemenhaj Kalbar Sampaikan Informasi Penting
  • Hadiri Manasik Haji di Mempawah, Kakanwil Kemenhaj Kalbar Sampaikan Informasi Penting
  • Hadiri Manasik Haji di Mempawah, Kakanwil Kemenhaj Kalbar Sampaikan Informasi Penting

Posting Komentar