Diduga Hendak Balap Liar, Tiga Remaja Terjaring Patroli Gabungan di Kecamatan Toho
![]() |
| Tiga remaja dengan motor yang dimodifikasi dan diduga hendak balap liar diberi peringatan oleh petugas gabungan di Kecamatan Toho. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Patroli gabungan yang digelar personel Polsek Toho bersama unsur kecamatan, Koramil, dan pemerintah desa di kawasan perbatasan Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak menemukan tiga remaja yang diduga hendak balap liar di Jalan Raya Toho–Bengkayang, Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kamis sore, 12 Maret 2026.
Saat didatangi, ketiganya tengah menaiki sepeda motor yang telah dimodifikasi kemudian diberikan imbauan, serta peringatan oleh petugas agar tidak melakukan aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kegiatan penertiban tersebut dimulai sekitar pukul 16.10 WIB. Sebelum menuju lokasi, personel gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel konsolidasi di Mapolsek Toho sebagai langkah koordinasi dalam pelaksanaan patroli dan penertiban.
Dalam kegiatan itu turut hadir perwakilan Camat Toho yang diwakili Kasi Trantib Deo Medes, Ps. Kanit Propam Polsek Toho Aiptu Princes Y, Ps. Kanit Samapta Aiptu Agun P, Ps. Kanit Bimas Aipda Dwijo L, Ps. Kanit Reskrim Aipda Adi Wijaya, enam personel Koramil Toho, serta Kepala Desa Sepang Urada.
Saat patroli di sekitar jembatan perbatasan Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, petugas mendapati tiga remaja yang sedang bersantai di lokasi tersebut. Ketiganya diketahui membawa sepeda motor yang telah dirakit menggunakan aksesoris motor balap.
Ketiga remaja tersebut masing-masing berinisial O, M, dan R. Dua di antaranya menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega, sedangkan satu lainnya menggunakan sepeda motor Honda Revo. Dari hasil pemeriksaan, kendaraan tersebut tidak dilengkapi nomor polisi, serta menggunakan knalpot racing.
Petugas kemudian memberikan pembinaan serta imbauan kepada ketiga remaja tersebut agar tidak melakukan aktivitas balap liar. Selain itu, mereka juga diminta mengganti knalpot racing dengan knalpot standar serta tidak menggunakan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan di jalan raya.
Kehadiran personel gabungan di lapangan merupakan upaya preventif untuk menyikapi keresahan masyarakat yang kerap melihat aktivitas balap liar yang dilakukan sejumlah remaja, terutama saat ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan potensi kecelakaan lalu lintas dapat dicegah sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di jalur tersebut. Polisi juga mengimbau para orang tua agar turut mengawasi aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan.
Penulis : Apri

Posting Komentar