Buka Puasa Bersama Ormas Lintas Etnis, Wujud Kerukunan Masyarakat Mempawah
![]() |
| Buka puasa bersama ormas lintas etnis Kabupaten Mempawah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Mempawah. Foto Diskominfo Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Kebersamaan dan semangat persatuan mewarnai kegiatan buka puasa bersama Organisasi Masyarakat Lintas Etnis Kabupaten Mempawah yang digelar di Pendopo Bupati Mempawah, Jumat, 13 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi, Forkorpimda, Sekretaris Daerah Mempawah Ismail, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta perwakilan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).
Sebelum acara buka puasa bersama dimulai, panitia terlebih dahulu membagikan sebanyak 1.500 paket takjil kepada masyarakat yang melintas di jalan raya depan Rumah Dinas Bupati Mempawah.
Pembagian takjil tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan lintas etnis dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Ketua panitia kegiatan, Adrianus yang juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini berawal dari obrolan di grup organisasi masyarakat yang kemudian direalisasikan menjadi kegiatan nyata.
“Awalnya ini hanya obrolan santai di grup Ormas, tetapi puji Tuhan dan Alhamdulillah pada momen Ramadhan ini akhirnya bisa kita laksanakan bersama-sama lintas etnis,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan antar etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Mempawah.
Adrianus juga menceritakan pengalaman pribadinya sejak kecil yang telah terbiasa hidup dalam keberagaman, khususnya saat tinggal di Sungai Pinyuh.
“Saya sendiri seorang Kristiani, tetapi sejak kecil di Sungai Pinyuh sudah terbiasa berinteraksi dengan berbagai etnis dan agama. Bahkan saat bulan Ramadhan, saya sering menerima takjil dari tetangga setelah mereka berbuka puasa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengalaman hidup dalam lingkungan yang mayoritas Muslim juga pernah ia rasakan saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Saat kuliah, sebagian besar teman-teman saya Muslim. Bahkan saya juga pernah ikut berpuasa bersama teman-teman. Itu menjadi pengalaman kebersamaan yang sangat berkesan,” katanya.
Menurut Adrianus, kegiatan lintas etnis seperti ini penting dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antar masyarakat.
Ia juga berharap Kabupaten Mempawah dapat terus menjaga kerukunan antar etnis seperti yang telah terbangun selama ini.
“Kita ingin Mempawah memiliki warna keberagaman yang kuat dan menjadi rumah bersama bagi semua etnis dan agama,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama lintas etnis yang dinilai menjadi wujud nyata semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Menurutnya, keberagaman etnis di Indonesia merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama.
“Kalau kita bicara etnis, sebenarnya kita semua sudah bercampur. Inilah wajah Indonesia. Walaupun berbeda-beda, kita tetap satu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Juli juga menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idulfitri.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menerima informasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Pertamina.
“Awalnya sempat beredar informasi bahwa stok BBM hanya cukup sekitar 20 hari. Namun setelah dilakukan koordinasi dengan Pertamina, kini sudah dipastikan pasokan BBM cukup hingga setelah Lebaran,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak menimbun BBM karena pasokan dipastikan aman dan bahkan akan ada penambahan untuk menghadapi kebutuhan saat hari besar keagamaan.
Selain itu, ia juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar Kabupaten Mempawah masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.
Penulis : Apri

Posting Komentar