Audiensi ke Kemendagri, Bupati Mempawah Erlina Bahas Penguatan Otonomi Daerah dan Isu Pesisir
![]() |
| Bupati Mempawah Erlina bertemu Dirjen Otonomi Daerah Cheka Virgowansyah (dua dari kiri). Foto Prokopim Mempawah |
JURNAL GALAHERANG - Bupati Mempawah, Erlina, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Cheka Virgowansyah di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026, guna membahas penguatan otonomi daerah serta isu strategis wilayah kepulauan dan pesisir.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam memperkuat konsultasi, koordinasi, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Langkah ini ditempuh agar kebijakan pembangunan daerah tetap sejalan dengan arah kebijakan nasional, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam pertemuan itu, Erlina memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kabupaten Mempawah. Di antaranya penguatan kapasitas kelembagaan perangkat daerah, optimalisasi pelayanan publik, serta peningkatan kinerja aparatur sipil negara.
Erlina menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan, baik dalam bentuk pendampingan kebijakan, pembinaan, maupun penguatan kapasitas daerah, agar pelaksanaan otonomi daerah dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta percepatan pembangunan daerah,” ujar Erlina.
Selain membahas agenda daerah, audiensi tersebut juga dimanfaatkan Erlina untuk menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo), organisasi yang saat ini dipimpinnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Aspeksindo, Erlina menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi daerah kepulauan dan pesisir, mulai dari keterbatasan infrastruktur dasar, konektivitas antarwilayah, akses layanan pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan ekonomi maritim berbasis potensi lokal.
Ia juga menekankan pentingnya kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat bagi daerah kepulauan dan pesisir yang memiliki karakteristik geografis khusus, agar pembangunan dapat berjalan lebih merata dan berkeadilan.
Menurut Erlina, Aspeksindo berperan sebagai wadah koordinasi dan advokasi bagi pemerintah daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia untuk menghimpun aspirasi daerah dan menyampaikannya sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan nasional.

Posting Komentar