Wabup Juli Buka Ekspresi Seni Budaya Melayu 2025, Ini Pesan untuk MABM Mempawah
![]() |
| Wabup Mempawah Juli Suryadi bersama jajaran pengurus MABM Mempawah usai membuka Ekspresi Seni Budaya Mempawah Tahun 2025, di Rumah Budaya Melayu Mempawah. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, menghadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Mempawah Masa Bakti 2025–2030.
Dalam momen yang sama, Juli juga membuka acara Ekspresi Seni Budaya Mempawah Tahun 2025, di Rumah Budaya Melayu Mempawah, Sabtu, 20 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Wabup Juli Suryadi menegaskan pengukuhan pengurus MABM bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan amanah besar dalam menjaga marwah dan martabat budaya Melayu di Kabupaten Mempawah.
“Momentum pengukuhan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan sebuah amanah besar untuk menjaga marwah dan martabat Melayu di Kabupaten Mempawah,” tegasnya.
Ia berharap kepengurusan MABM yang baru mampu menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat yang heterogen, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyukseskan program pembangunan.
"Tak kalah pentingnya, MABM diharapkan menjadi benteng pertama dalam menjaga nilai-nilai moral dan adat istiadat di tengah derasnya arus modernisasi," katanya.
Terkait kegiatan Ekspresi Seni Budaya Mempawah Tahun 2025. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif MABM dalam menghadirkan ruang ekspresi budaya bagi generasi muda.
“Mempawah adalah kota sejarah dan kota budaya. Identitas kita melekat pada warisan leluhur yang harus terus dihidupkan, bukan sekadar diingat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, lanjut Juli, ingin ditunjukkan bahwa budaya Melayu merupakan budaya yang inklusif, terbuka, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Ia pun mengajak generasi muda Mempawah untuk tidak ragu dan tidak malu menampilkan corak budayanya, baik melalui seni tari, musik, sastra, hingga kuliner khas Melayu Mempawah.
Menutup sambutannya, Wabup Juli berpesan agar MABM terus merawat kebersamaan dengan seluruh etnis dan suku bangsa yang ada di Kabupaten Mempawah.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari kita terus menjaga kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat,” pesannya.
Baca juga : Pengurus MABM Mempawah Masa Bakti 2025-2030 Dikukuhkan, M. Ali Bakar Jabat Ketua
Ketua Panitia Ekspresi Seni Budaya Melayu dan Pengukuhan Pengurus MABM Mempawah, Nurhawa, menjelaskan Ekspresi Seni Budaya Melayu Tahun 2025 diikuti pelajar jenjang SMA/SMK/MA sederajat.
"Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Desember 2025, dengan mengusung tema Jaga Tradisi Melayu Lestari," katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Lomba Lagu Melayu yang digelar pada Sabtu malam, 20 Desember 2025, pukul 19.30 WIB di Rumah Budaya Melayu Mempawah.
Kegiatan dilanjutkan pada Minggu, 21 Desember 2025, dengan Lomba Bertutur, dan ditutup pada Senin, 22 Desember 2025, melalui kegiatan Ander Panton Sekampong, sekaligus pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah.
Nurhawa mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah dan sekitarnya untuk hadir dan menyaksikan berbagai perlombaan yang ditampilkan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya nyata MABM Mempawah dalam melestarikan seni budaya Melayu sekaligus menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap warisan leluhur di tengah pesatnya kemajuan era digital.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap seni budaya Melayu sebagai warisan leluhur yang harus terus dijaga,” pungkasnya.
Penulis : Apri
