HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Nenek di Sungai Pinyuh Temukan Kerangka Manusia, Ternyata Sang Adik yang Menghilang

Kerangka Lie Bun Kong saat dievakuasi petugas kepolisian di Sungai Pinyuh Mempawah. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG - Warga Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan Jalan Karya Bakti RT 003/RW 001, Jumat pagi, 7 November 2025.

Korban diketahui bernama Lie Bun Kong (55), warga setempat yang telah dilaporkan hilang sejak sekitar dua bulan lalu.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh kakak kandung korban, Ciu Fa (67), saat hendak mencari belimbing di hutan kecil belakang rumahnya sekitar pukul 07.00 WIB. 

Ia mencium bau menyengat dan menemukan bagian tulang kaki manusia di dekat gorong-gorong, di dalam kubangan air dan lumpur.

“Saya langsung mengenali celananya, karena itu celana yang saya belikan untuk adik saya,” tutur Ciu Fa kepada petugas di lokasi.

Kaget dengan penemuan tersebut, Ciu Fa segera menghubungi tetangganya, Suryanto (40), serta Ketua RT dan pihak Polsek Sungai Pinyuh untuk penanganan lebih lanjut.

Tak lama berselang, Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi, tiba di lokasi. Tim gabungan polsek dan Polres Mempawah langsung melakukan olah TKP, identifikasi korban, serta pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi.

Baca juga :Kerangka Manusia Ditemukan di Semak Belukar Peniti Dalam I, Milik Pria Lansia yang Dilaporkan Hilang

Dari hasil penyelidikan awal, diketahui korban Lie Bun Kong merupakan bujang tua yang tinggal sendirian di rumah peninggalan orang tuanya. Ia diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi (ayan) sejak lama.

Pihak keluarga meyakini korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya, bukan karena tindak kekerasan. 

Karena kondisi jenazah yang telah menjadi tulang belulang, keluarga menolak dilakukan otopsi dan memilih menyerahkan proses pemakaman kepada Yayasan Kematian Arif Sejahtera Sungai Pinyuh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan informasi tambahan terkait waktu dan penyebab pasti kematian korban.

Penulis : Apri