Duduk di Sisi Warga, Kapolres Mempawah Dengarkan Perjuangan di Tengah Keterbatasan

00:00
00:00
Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mempawah Sely Novalia Ade Chandra dan Wakapolres dan Kapolsek menyambangi dua warga Sungai Kunyit yang sakit. Foto Humas Polres Mempawah

Mempawah, Jurnal Galaherang – Sri Rejeki dan M. Ridwan, warga Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, tengah menghadapi persoalan yang hampir sama. Keduanya harus berjuang dengan kondisi kaki yang lumpuh hingga membatasi aktivitas sehari-hari.

Di tengah keterbatasan itu, perhatian datang dari Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Polres Mempawah Ny. Sely Novalia Ade Chandra yang menyambangi keduanya, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut bukan sekadar menyerahkan bantuan sosial (bansos). Kapolres bersama rombongan juga meluangkan waktu untuk duduk dan berbincang langsung dengan kedua warga, mendengarkan kondisi mereka, serta memastikan persoalan yang dihadapi dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Kunjungan pertama dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB ke kediaman Sri Rejeki di RT 002/RW 001, Dusun Mandala, Desa Mendalok.

Dalam kondisi kaki yang sakit dan membuatnya kesulitan berjalan, Sri yang seorang mualaf ini tetap berusaha menjalankan aktivitas yang selama ini menjadi bagian dari pengabdiannya kepada masyarakat. Ia masih mengajar mengaji anak-anak di lingkungan sekitar dari rumah.

Kapolres yang mendengar cerita tersebut memberikan apresiasi atas keteguhan Sri.

“Kami mendapat informasi bahwa Ibu sedang sakit di bagian kaki dan kesulitan untuk berjalan. Tapi Ibu selama ini tetap berusaha mengajar ngaji anak-anak di sini,” ujar Ade.

Sri mengatakan sakit pada kakinya sudah lama. Kendati kondisinya membatasi ruang gerak, namun ia tetap berusaha mengajar anak-anak mengaji selama masih mampu.

“Selagi masih ada umur, saya tetap berusaha mengajar anak-anak mengaji sebisanya dari rumah,” tutur Sri.

Ketua Bhayangkari Cabang Polres Mempawah Ny. Sely Novalia Ade Chandra kemudian menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan tali asih.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari Ibu,” ujar Sely.

Bantuan tersebut diterima Sri dengan penuh haru. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian Kapolres, Bhayangkari dan seluruh jajaran yang telah menyempatkan diri datang langsung ke rumahnya.

Tak hanya memberikan bantuan, Ade juga menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Sri akan dikoordinasikan dengan tim kesehatan dan puskesmas setempat agar dapat memperoleh pemeriksaan, serta penanganan lebih lanjut.

“Untuk pemeriksaan medis dan penanganan lebih lanjut terkait kondisi kaki Ibu, akan kami koordinasikan dengan tim kesehatan dan puskesmas setempat,” kata Ade.

Dari rumah Sri, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Dusun Tenang, Desa Sungai Kunyit Laut. Sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolres menyambangi kediaman M. Ridwan yang juga tengah mengalami kelumpuhan pada bagian kaki akibat kecelakaan kerja sejak 17 tahun lalu.

Ridwan lebih banyak tengkurap karena kondisi tersebut. Kapolres kemudian duduk di dekat Ridwan dan berbincang mengenai kondisi yang sedang dihadapinya.

Dalam suasana yang sederhana dan penuh keakraban, Ade menyampaikan bahwa kedatangan dirinya bersama jajaran merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak luput dari perhatian.

“Allah sayang sama Bapak. Bapak mungkin berdoa, kemudian datang kami semua ke sini,” ujar Ade kepada Ridwan.

Ade juga menjelaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah dan unsur terkait dalam memastikan bantuan sosial maupun pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara tepat sasaran.

Menurutnya, masyarakat yang membutuhkan harus terdata dengan baik sehingga memudahkan pemerintah memberikan bantuan dan perlindungan sosial.

“Dari pemerintah sampai ke tingkat bawah, kita sama-sama berupaya agar masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga menggandeng petugas dari Dinas Sosial Kabupaten Mempawah yang mengimplementasikan program Perlindungan Sosial (Perlinsos). 

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan sosial yang diberikan negara dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan lebih tepat sasaran.

“Kita juga sambil menggandeng petugas dari Dinas Sosial Kabupaten Mempawah yang mengimplementasikan program Perlinsos. Ini untuk memastikan bantuan sosial yang diberikan negara lebih tepat sasaran,” ujar Ade.

Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari misi bersama yang perlu terus diperkuat ke depan. Salah satu kuncinya adalah memastikan basis data masyarakat penerima manfaat benar-benar riil dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Ini misi mulia bersama. Ke depannya, Insya Allah kalau database-nya riil, kita bisa bersama-sama memastikan siapa yang memang membutuhkan bantuan. Data ini juga bisa dibantu oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan,” jelasnya.

Ia menilai Bhabinkamtibmas dan Babinsa memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa dan dapat membantu memberikan informasi mengenai kondisi warga secara faktual.

“Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini kan setiap hari bersentuhan dengan masyarakat. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan perhatian, datanya bisa disampaikan dan dikoordinasikan dengan pemerintah melalui Dinas Sosial,” katanya.

Ia menegaskan, Polri tidak ingin hadir hanya ketika masyarakat berhadapan dengan persoalan keamanan dan hukum. Kehadiran polisi juga diharapkan dapat dirasakan dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya ketika ada persoalan keamanan. Kami ingin datang, melihat langsung kondisi masyarakat, mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusinya,” ungkap Ade.

Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan arah kebijakan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang mendorong penguatan kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Polri harus hadir bersama masyarakat. Keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dibangun oleh polisi, tetapi membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Di hadapan Ridwan, Ade juga mengajak untuk bersama-sama mendoakan para pemimpin bangsa agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah.

“Mari kita sama-sama doakan pemimpin kita, dari pemerintah sampai para pimpinan negara, agar selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin negeri ini. Semoga negara kita selalu aman, damai dan kondusif, sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat bisa terus berjalan,” tutur Ade.

Ia juga meminta doa agar jajaran Polri, khususnya personel Polres Mempawah, senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

“Doakan juga kami, Pak. Ini ada Kapolres, Wakapolres, Kapolsek dan anggota. Semoga kami selalu diberikan kesehatan dan bisa terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sebelum meninggalkan kediaman Ridwan, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari menyerahkan bantuan dari Polres Mempawah dan Bhayangkari.

“Ini ada sedikit rezeki dan bantuan dari Polres Mempawah dan Bhayangkari. Semoga bisa membantu kebutuhan Pak Ridwan sehari-hari dan menjadi penyemangat,” ucap Ade.

Ridwan pun menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan.

“Terima kasih banyak Bapak Kapolres dan rombongan atas kepedulian dan bantuannya kepada saya. Semoga Bapak dan seluruh anggota selalu dilindungi Allah SWT,” kata Ridwan.

Setelah menyambangi dua warga tersebut, sekitar pukul 09.30 WIB Kapolres Mempawah bersama rombongan melanjutkan kegiatan tatap muka dengan Ketua DAD Kecamatan Sungai Kunyit, Adis Sada Ahe, di RT 007/RW 003, Dusun Kembang Lada, Desa Bukit Batu.

Pertemuan dengan tokoh masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyerap berbagai informasi mengenai kondisi di wilayah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel, S.I.K., Kasubagdalprogar Res Mempawah AKP Eldyg Hernowo, KBO Satreskrim Polres Mempawah Iptu Dian Kristianto, S.H., Kapolsek Sungai Kunyit Iptu Lodrick Taliak Hungan, S.H., M.H., serta pengurus Bhayangkari Cabang Polres Mempawah.

Usai kegiatan di wilayah hukum Polsek Sungai Kunyit, Kapolres bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sungai Pinyuh untuk memonitor pengamanan kegiatan penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS).

Kunjungan tersebut memperlihatkan sisi lain dari tugas kepolisian. Di tengah kesibukan menjaga keamanan, ada ruang bagi polisi untuk mengetuk pintu rumah warga, duduk bersama mereka, mendengar keluhan, dan memberikan perhatian.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Duduk di Sisi Warga, Kapolres Mempawah Dengarkan Perjuangan di Tengah Keterbatasan
  • Duduk di Sisi Warga, Kapolres Mempawah Dengarkan Perjuangan di Tengah Keterbatasan
  • Duduk di Sisi Warga, Kapolres Mempawah Dengarkan Perjuangan di Tengah Keterbatasan
  • Duduk di Sisi Warga, Kapolres Mempawah Dengarkan Perjuangan di Tengah Keterbatasan
  • Duduk di Sisi Warga, Kapolres Mempawah Dengarkan Perjuangan di Tengah Keterbatasan
  • Duduk di Sisi Warga, Kapolres Mempawah Dengarkan Perjuangan di Tengah Keterbatasan

Posting Komentar