Bupati Erlina Dukung Sambora Skyland Jadi Arena Paralayang Porprov Kalbar

00:00
00:00
Bupati Mempawah Erlina bersama Sekda Mempawah Abdul Malik (dua dari kanan), Ketua Pengprov Paralayang Kalbar, Harry Furqan (kanan), dan Ketua Pengkab Paralayang Mempawah, Rully Kurniadi (kiri). Foto Diskominfo Mempawah

Mempawah, Jurnal Galaherang – Bukit Sambora di Kecamatan Toho mulai diproyeksikan menjadi salah satu pusat olahraga dirgantara di Kalimantan Barat. 

Kawasan yang dikenal dengan nama Sambora Skyland itu dibidik sebagai lokasi pertandingan paralayang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalbar, November 2026.

Potensi tersebut mengemuka dalam audiensi Ketua Pengprov Paralayang Kalbar, Harry Furqan, bersama Bupati Mempawah, Erlina, di ruang kerja bupati, Selasa (13/10/2026).

Pertemuan itu membahas peluang Kabupaten Mempawah menjadi tuan rumah cabang olahraga paralayang sekaligus mendorong pengembangan Sambora Skyland sebagai destinasi wisata olahraga.

Erlina menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, karakter alam Bukit Sambora memiliki daya tarik yang dapat dikembangkan untuk mendukung kegiatan olahraga paralayang.

Panorama alam dan hamparan perbukitan di kawasan tersebut dinilai menjadi modal untuk memperkenalkan Mempawah melalui penyelenggaraan kompetisi olahraga tingkat provinsi.

“Keindahan panorama, hamparan perbukitan, serta karakteristik geografis Bukit Sambora menjadi modal untuk mendorong kawasan tersebut sebagai lokasi kompetisi tingkat provinsi,” ujarnya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah, peluang menjadi tuan rumah Porprov bukan sekadar persoalan penyelenggaraan pertandingan. Agenda olahraga itu juga diharapkan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kedatangan atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung dari berbagai daerah di Kalbar berpotensi meningkatkan aktivitas usaha lokal, mulai dari kuliner, transportasi, UMKM hingga sektor pariwisata.

Ketua Pengprov Paralayang Kalbar, Harry Furqan, turut memberikan penilaian positif terhadap potensi Bukit Sambora. Ia menyebut lokasi tersebut secara teknis memiliki karakteristik yang mendukung pelaksanaan olahraga paralayang.

Meski demikian, sejumlah persiapan masih perlu diperkuat, terutama terkait fasilitas penunjang dan aspek keselamatan pertandingan.

“Secara teknis, lokasi ini ideal. Tinggal penguatan fasilitas penunjang agar pertandingan berjalan optimal dan aman,” katanya.

Ketua Pengkab Paralayang Mempawah, Rully Kurniadi, melihat rencana pengembangan Sambora Skyland sebagai kesempatan untuk mengangkat potensi daerah melalui perpaduan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia ingin Bukit Sambora tidak hanya dikenal sebagai lokasi olahraga paralayang, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata olahraga yang mampu menarik perhatian masyarakat dari luar Mempawah.

Semangat tersebut terangkum dalam slogan “Dari Langit Sambora, Terbang Tinggi Mengukir Prestasi”.

Menurut Rully, penyelenggaraan Porprov dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas perkembangan olahraga paralayang di Kabupaten Mempawah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Mempawah dan KONI Mempawah atas dukungan terhadap persiapan pencalonan sebagai tuan rumah cabor paralayang.

Dukungan turut diberikan Kepala Desa Sambora dan Panglima Jilah bagi pengembangan Bukit Sambora menjadi Sambora Skyland.

Namun, realisasi rencana tersebut tetap bergantung pada kesiapan berbagai aspek. Kelayakan lokasi, ketersediaan sarana dan prasarana, standar keselamatan penerbangan, serta kebutuhan teknis pertandingan harus dipastikan sebelum kawasan itu digunakan sebagai arena kompetisi.

Koordinasi antara pemerintah daerah, KONI, organisasi paralayang, komunitas olahraga dirgantara, pemerintah desa, dan masyarakat pun menjadi bagian penting dalam proses persiapan.

Jika Mempawah ditetapkan sebagai tuan rumah, Porprov XIV Kalbar 2026 berpeluang menjadi panggung untuk memperkenalkan Sambora Skyland kepada khalayak yang lebih luas.

Di sisi lain, pengembangan kawasan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lahirnya atlet paralayang berprestasi sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kabupaten Mempawah.

“Dari Bukit Sambora, Mempawah ingin mengangkat prestasi sekaligus memperkenalkan pesona alamnya kepada publik yang lebih luas,” pungkas Rully.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Bupati Erlina Dukung Sambora Skyland Jadi Arena Paralayang Porprov Kalbar
  • Bupati Erlina Dukung Sambora Skyland Jadi Arena Paralayang Porprov Kalbar
  • Bupati Erlina Dukung Sambora Skyland Jadi Arena Paralayang Porprov Kalbar
  • Bupati Erlina Dukung Sambora Skyland Jadi Arena Paralayang Porprov Kalbar
  • Bupati Erlina Dukung Sambora Skyland Jadi Arena Paralayang Porprov Kalbar
  • Bupati Erlina Dukung Sambora Skyland Jadi Arena Paralayang Porprov Kalbar

Posting Komentar