Wakapolres Hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Jembatan Benteng, Warga-Pelaksana Bahas Dampak dan Pengalihan Arus
![]() |
| Musyawarah rencana pembangunan Jembatan Benteng A di Surau Al-Ikhlas, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, yang dihadiri Wakapolres, masyarakat dan pelaksana. Foto Istimewa |
JURNAL GALAHERANG - Persiapan pembangunan Jembatan Benteng A di Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, mulai dimatangkan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah dampak pekerjaan terhadap warga sekitar serta pengaturan lalu lintas selama jembatan diperbaiki.
Hal itu dibahas dalam musyawarah rencana pembangunan yang digelar di Surau Al-Ikhlas, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu malam, 2 September 2026.
Musyawarah tersebut dihadiri Waka Polres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel, pihak pelaksana proyek, pemerintah kelurahan, unsur Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, pengurus lingkungan, serta warga sekitar.
Kepala Pelaksana Lapangan, Bulan S. Hafid, mengatakan pekerjaan pembangunan Jembatan Benteng A ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan, sehingga pelaksana perlu memastikan seluruh persiapan dapat berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, koordinasi terkait pekerjaan dan pengalihan arus lalu lintas sebelumnya telah dilakukan bersama sejumlah instansi. Termasuk pembahasan mengenai penggunaan Jalan G.M. Taufik sebagai jalur pengalihan kendaraan.
"Karena waktu pelaksanaan tinggal kurang lebih tiga bulan sampai Desember, kami tentu membutuhkan dukungan masyarakat agar pekerjaan ini bisa berjalan aman dan lancar," ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak pelaksana juga telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Mempawah dan DishubLH terkait rekayasa lalu lintas, serta berbagai kemungkinan kendala yang muncul selama pekerjaan berlangsung.
Dalam rapat tersebut, persoalan dampak pembangunan terhadap rumah, tempat usaha dan aktivitas warga menjadi salah satu pembahasan utama.
Pihak pelaksana menyatakan telah membuat surat pernyataan terkait penggantian kerusakan.
CV Hasea Karya selaku penyedia jasa menyatakan siap memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan akibat pekerjaan pembangunan Jembatan Benteng A.
Sementara kerusakan yang sudah ada sebelum pekerjaan dimulai akan didokumentasikan sebagai kondisi awal atau nol persen.
Bulan mengatakan, pihaknya juga berupaya menjaga komunikasi dengan warga melalui ketua RT maupun perangkat kelurahan.
Jika selama pekerjaan muncul persoalan, ia berharap penyelesaiannya dilakukan melalui komunikasi dan musyawarah.
"Kami tetap berkomitmen menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Kalau ada keluhan atau persoalan, silakan disampaikan dan akan kami teruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti," katanya.
Warga yang hadir turut menyampaikan sejumlah kekhawatiran. Di antaranya kemungkinan keretakan rumah dan bangunan, debu, getaran akibat pemancangan, hingga dampak pekerjaan terhadap usaha masyarakat di sekitar proyek.
Keberadaan Surau Al-Ikhlas juga menjadi perhatian agar aktivitas ibadah warga tidak terganggu selama pekerjaan berlangsung.
Ketua RW 03 Abdul Karim menyatakan masyarakat pada prinsipnya siap membantu dan mendukung pembangunan jembatan.
"Kami mendukung pekerjaan ini. Yang penting komunikasi tetap berjalan dan keamanan serta ketertiban bersama-sama dijaga," ujarnya.
Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel mengatakan kehadiran Polres di tengah masyarakat dalam musyawarah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan dapat berlangsung aman, tertib dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Ia menilai pembangunan jembatan dan pengalihan arus lalu lintas tidak hanya berdampak kepada warga sekitar, tetapi juga pengguna jalan dari berbagai wilayah Kalimantan Barat yang melintas di Kabupaten Mempawah.
"Karena itu perlu ada kesepahaman antara masyarakat, pelaksana, pemerintah daerah dan instansi terkait. Kalau ada usulan atau permintaan dari masyarakat, disampaikan melalui forum seperti ini," katanya.
Reynaldi juga meminta agar berbagai komitmen antara pihak pelaksana dan masyarakat yang terdampak dituangkan secara tertulis, sehingga memiliki kejelasan bagi semua pihak.
"Polres Mempawah pada prinsipnya mendukung pembangunan ini, sepanjang aspek keamanan, keselamatan, kelancaran lalu lintas dan kepentingan masyarakat tetap diperhatikan. Kita harapkan kehadiran Polri dalam musyarawah ini bermanfaat bagi semua pihak," tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, kondusif dan terkendali.
Penulis : Apri

Posting Komentar