Wartawan Senior Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta dari Istana Amantubillah Mempawah

00:00
00:00
Dian Sastra menerima piagam penganugerahan gelar dari Raja Mempawah XIV Pangeran Ratu Wirabuana Mohammad Hafizh Adinugraha. Foto Istimewa

JURNAL GALAHERANG – Kiprah panjang di dunia jurnalistik dan kepedulian terhadap adat, budaya serta persatuan masyarakat membawa Ketua Perkumpulan Jurnalis Galaherang (Pejuang) Mempawah, Dian Sastra, menerima gelar kekerabatan dari Istana Amantubillah Mempawah.

Dian Sastra diberi anugerah Yang Mulia Bakti Amantubillah dengan membawa gelar Datok Petinggi Warta dalam ritual adat Toana yang menjadi rangkaian Agenda Robo’-Robo’ dan Pagelaran Warisan Budaya Takbenda di Kabupaten Mempawah. 

Penganugerahan diberikan Raja Mempawah XIV Pangeran Ratu Wirabuana Mohammad Hafizh Adinugra, di Istana Amantubillah Mempawah, Selasa, 11 Agustus 2026.

Gelar itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kiprah Dian sebagai jurnalis yang selama ini turut mengambil peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus memberikan perhatian terhadap sejarah, adat dan kebudayaan di Kabupaten Mempawah.

Sebagai salah satu wartawan senior di Kabupaten Mempawah, Dian Sastra tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik dalam menyampaikan berbagai informasi. Ia juga aktif mendorong pentingnya persatuan, kerukunan dan kebersamaan masyarakat melalui pemberitaan maupun aktivitas bersama insan pers.

Kepeduliannya terhadap budaya lokal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kiprahnya. Dian berpandangan bahwa adat dan budaya merupakan identitas daerah yang harus terus dirawat dan dikenalkan kepada generasi berikutnya.

“Bagi saya, gelar Datok Petinggi Warta ini bukan sekadar penghargaan, tetapi sebuah amanah. Sebagai jurnalis, saya ingin terus mengambil bagian dalam menyampaikan informasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk mengangkat sejarah, adat dan budaya yang menjadi identitas Mempawah,” ujar Dian.

Ia secara khusus menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Raja Mempawah XIV Pangeran Ratu Wirabuana Mohammad Hafizh Adinugraha atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Baginda Raja Mempawah XIV Pangeran Ratu Wirabuana Mohammad Hafizh Adinugraha yang telah memberikan kepercayaan dan kehormatan ini kepada saya. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Istana Amantubillah Mempawah yang telah menerima dan memberikan ruang kepada saya menjadi bagian dari kekerabatan ini,” ungkapnya.

Menurut Dian, kepercayaan tersebut justru menjadi tanggung jawab baru untuk dirinya. Gelar Datok Petinggi Warta diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah gelar, tetapi dapat diwujudkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Insya Allah amanah ini akan saya jaga dengan sebaik-baiknya. Saya menyadari bahwa sebuah gelar memiliki tanggung jawab moral. Karena itu, saya akan berusaha tetap memberikan kontribusi melalui profesi saya sebagai jurnalis, terutama dalam menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan ikut melestarikan nilai-nilai budaya di Bumi Galaherang,” katanya.

Dian juga menilai rangkaian Robo’-Robo’ dan Pagelaran Warisan Budaya Takbenda memiliki arti penting bagi Mempawah. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali sejarah dan tradisi daerah kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Warta tidak hanya tentang apa yang terjadi hari ini. Warta juga tentang bagaimana kita menyampaikan kembali sejarah dan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu agar tetap dikenal oleh generasi mendatang,” tambahnya.

Bagi Dian Sastra yang juga Ketua Bidang Komunikasi, Informatika dan Media Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) , gelar Datok Petinggi Warta menjadi pengingat bahwa profesi jurnalistik juga memiliki ruang untuk ikut menjaga warisan daerah. 

Rangkaian Robo’-Robo’ dan Pagelaran Warisan Budaya Takbenda di Istana Amantubillah Mempawah menjadi momentum untuk kembali menghidupkan berbagai tradisi yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat.

Penulis : Apri

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Wartawan Senior Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta dari Istana Amantubillah Mempawah
  • Wartawan Senior Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta dari Istana Amantubillah Mempawah
  • Wartawan Senior Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta dari Istana Amantubillah Mempawah
  • Wartawan Senior Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta dari Istana Amantubillah Mempawah
  • Wartawan Senior Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta dari Istana Amantubillah Mempawah
  • Wartawan Senior Dian Sastra Dianugerahi Gelar Datok Petinggi Warta dari Istana Amantubillah Mempawah

Posting Komentar